Tangis Haru Pecah di Lapangan Gasis: 392 Jamaah Haji Soppeng Pulang, Satu Rekan Masih Dirawat di Jeddah
Soppeng Pelopornews– Suasana penuh doa, rindu, dan kebahagiaan menyelimuti Lapangan Gasis, Kabupaten Soppeng, Selasa pagi (2/6/2026). Sekitar pukul 08.30 WITA, rombongan jamaah haji Kloter 1 Embarkasi Makassar tiba dengan selamat di tanah kelahiran setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut secara resmi dan hangat oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle, PJ Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Baznas, serta jajaran pejabat dan tokoh masyarakat.
Sejak dini hari, ribuan keluarga, kerabat, dan warga Soppeng sudah memadati lokasi penjemputan. Mereka rela menunggu berjam-jam dengan membawa bendera merah putih, selendang khas, serta membawa makanan kesukaan jamaah, menyambut mereka yang pulang dengan gelar istimewa “Haji/Hajjah”. Saat bus pengangkut jamaah berhenti dan pintu terbuka, tangis haru, salaman erat, pelukan panjang, dan ucapan syukur tak terbendung — momen pertemuan ini menjadi bukti kasih sayang yang telah tertunda selama berbulan-bulan.
Ketua Kloter 1, H. Muliadi, melaporkan bahwa total jamaah yang tiba dan diterima secara resmi berjumlah 392 orang, dan secara umum kondisi kesehatan mereka cukup baik, meski sebagian mengalami gangguan ringan seperti batuk atau kelelahan akibat perubahan cuaca dan rutinitas ibadah padat, namun tidak mengganggu penyelesaian kewajiban haji.
Meski bersyukur atas kepulangan rombongan ini, H. Muliadi menyampaikan kabar yang mengundang perhatian: satu orang jamaah asal Soppeng, Beddu Habe, belum bisa pulang bersama rekan-rekannya. Ia masih menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Jeddah, Arab Saudi, setelah mengalami serangan stroke saat berada di sana.
“Kami terus memantau perkembangan kesehatannya lewat tim medis dan petugas di sana, serta mendoakan agar beliau segera pulih dan bisa menyusul ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat. Ada satu jamaah lain yang sempat dirawat juga, namun sudah pulih dan bisa bergabung dalam rombongan ini,” jelas H. Muliadi di hadapan ribuan warga.
Perjalanan pulang jamaah Soppeng tahun ini berjalan dengan dukungan pelayanan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Rombongan berangkat dari Jeddah Senin dini hari (1/6), mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pukul 22.30 WITA, dan untuk pertama kalinya turun lewat fasilitas garbarata demi kenyamanan dan keamanan, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus. Setelah melalui pemeriksaan administrasi dan kesehatan di Asrama Haji Sudiang, mereka diantar kembali ke Soppeng dengan pengawalan ketat dari Polres Soppeng, TNI, dan tim kesehatan demi keamanan dan kelancaran perjalanan.
Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. Ia mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji, berharap seluruh amal ibadah diterima Allah, serta status haji yang mabrur menjadi bekal kebaikan dunia dan akhirat. Ia juga berjanji akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memantau dan membantu proses pemulangan Beddu Habe secepatnya.
Pemerintah Kabupaten Soppeng juga telah menyiapkan berbagai rangkaian acara penyambutan, pemeriksaan kesehatan lanjutan, hingga dukungan psikologis agar para jamaah bisa beradaptasi kembali dengan kehidupan di rumah dan berkumpul bersama keluarga dengan tenang dan bahagia.
Kedatangan kloter pertama ini menjadi awal rangkaian kepulangan jamaah haji asal Soppeng, di mana diharapkan seluruh rombongan yang berangkat tahun ini dapat kembali ke tanah air dengan selamat, membawa kenangan indah dan pengalaman rohani yang berharga, serta menjadi teladan yang baik bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.





