Luncurkan Kampung Duta Aksi di Desa Kire, Wabup Askary Tekankan Inovasi Terintegrasi dan Prioritas Wilayah Pesisir

MAMUJU TENGAH PELOPORNEWS — Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, S.Sos., M.Si., secara resmi meresmikan peluncuran Kampung Duta Aksi program peduli buta aksara terintegrasi di Desa Kire, Kecamatan Budong-Budong, pada Kamis. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memberantas buta huruf sekaligus memperkuat pembangunan berbasis masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan hangat dan dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Litha Febriani, Kepala Bapperida Dr. H. Dzulkifli, Camat Budong-Budong, tokoh masyarakat, serta perangkat Desa Kire.
Penuntasan Buta Aksara Tak Boleh Berdiri Sendiri
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa inovasi pembangunan harus bermuara pada satu tujuan utama: peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Akselerasi pembangunan harus dimulai dari desa. Jika desa maju lebih cepat, maka kemajuan daerah dan negara akan ikut terakselerasi.” — tegas beliau.

Beliau memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Desa Kire yang dinilai konsisten melahirkan berbagai inovasi dan kerap meraih penghargaan hingga tingkat nasional. Terkait program penuntasan buta aksara, Wakil Bupati menekankan pendekatan yang lebih menyeluruh:
“Program ini tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi agar dampaknya lebih luas dirasakan masyarakat. Terintegrasi, terkolaborasi, dan tersistem — inilah kuncinya.”
Prioritas Wilayah Pesisir Hingga Akhir Masa Jabatan
Selain pendidikan, Wakil Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan wilayah pesisir. Sejumlah prioritas yang akan diwujudkan antara lain:
✅ Perbaikan jalan penghubung antardesa di wilayah pesisir
✅ Peningkatan kapasitas air bersih dari 40 menjadi 100 liter per detik
✅ Pembangunan perkampungan nelayan yang layak dan berdaya
Imbauan Cegah Stunting dan Penyakit Pernapasan
Di kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan penting terkait kesehatan masyarakat. Beliau mengimbau masyarakat untuk bersama-sama membatasi paparan asap rokok dan polusi udara, mengingat risiko stunting serta infeksi saluran pernapasan yang dikabarkan sedang mengalami peningkatan.
“Kesehatan adalah fondasi segala kemajuan. Mari kita jaga lingkungan dan kebersihan udara demi tumbuh kembang generasi yang sehat dan cerdas,” harap beliau.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga dengan erat, karena kesejahteraan bersama hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang tulus dan gotong royong.






