Himabisdig Siap Tembus PPK ORMAWA 2026 dengan Inovasi Teknologi Internet of Things (IoT) “CornGuard” untuk Petani Jagung
PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP— Prodi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa aktif berkompetisi dalam program pengabdian tingkat nasional. Hal ini terlihat dari kegiatan pertemuan resmi antara dosen Prodi Bisnis Digital dan pengurus Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMABISDIG) dalam rangka persiapan penyusunan proposal PPK ORMAWA Tahun 2026,Rabu 10 /12/2025

Pertemuan berlangsung di Ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS Rappang dan dihadiri oleh para pengurus HIMABISDIG bersama dosen pendamping PPK ORMAWA Bisnis Digit, Bapak Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan tim, kelengkapan dokumen, serta penguatan konsep inovasi agar proposal dapat bersaing di tingkat nasional.
Pada kesempatan tersebut, dosen pendamping resmi menunjuk Muhammad Rizal sebagai Penanggung Jawab (PJ) kegiatan PPK ORMAWA 2026 untuk prodi Bisnis Digital. Ia dipercaya untuk memimpin dan mengkoordinasikan seluruh proses penyusunan hingga finalisasi proposal.
Adapun judul proposal yang akan diajukan HIMABISDIG tahun ini adalah: CornGuard Enrekang: Sistem Perlindungan Tanaman Jagung dari Babi Hutan Berbasis Alarm Akustik, Lampu Strobo Otomatis, dan Monitoring Digital”
Inovasi ini dirancang sebagai solusi terhadap permasalahan petani jagung di Kabupaten Enrekang yang sering mengalami kerusakan hasil panen akibat serangan babi hutan. Melalui sistem berbasis IoT, perangkat alarm otomatis, serta monitoring digital, CornGuard diharapkan mampu memberikan perlindungan efektif sekaligus mendorong pertanian yang lebih adaptif dan modern.
Pertemuan berlangsung interaktif dengan diskusi teknis mengenai pembagian tugas, timeline penyusunan proposal, serta strategi menghadapi evaluasi nasional. Para pengurus HIMABISDIG menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja optimal demi mengharumkan nama UMS Rappang di ajang PPK ORMAWA 2026.
Dengan persiapan matang ini, Prodi Bisnis Digital berharap proposal “CornGuard Enrekang” dapat lolos pendanaan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya petani lokal.





