April 21, 2026

Bupati Sidrap Melihat Langsung Jemaah yang Meninggal Setelah Tiba di Rumah Sakit

Screenshot_20250617-142751

PELOPORNEWS.INFO, SIDRAP –Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Seorang jamaah haji asal Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, meninggal dunia pada Senin malam (16/06/2025), setelah tiba di lokasi penjemputan jamaah haji.

Almarhumah menghembuskan napas terakhirnya di RS Nene Mallomo (Nemal) Pangkajene, Sidrap.

Berdasarkan informasi dari para penjemput jamaah haji, almarhumah sempat terlihat sehat saat tiba di Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

Namun setelah satu per satu jamaah turun dari bus yang mengantar dari Makassar ke Sidrap, almarhumah mendadak merasa tidak enak badan. Sesaat setelah turun dari bus, almarhumah jatuh pingsan.

Tim pengamanan dan dokter pendamping yang siaga di lokasi langsung membawa almarhumah ke RS Nene Mallomo untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Namun saat proses pelepasan jamaah haji kepada pihak keluarga berlangsung, kabar duka datang — almarhumah dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Dokter pendamping jamaah haji, Risnanda Tamrin, yang berasal dari Sidrap, menyampaikan bahwa almarhumah memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Ia menjelaskan bahwa selama rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, pihak medis telah mengimbau para jamaah dengan riwayat penyakit kronis untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri.

“Almarhumah tetap ingin mengikuti pelemparan jumrah meski sudah disarankan agar diwakili oleh petugas. Mungkin karena semangat ibadah yang tinggi,” ujar dokter pendamping.

Baca  Bupati Sidrap Kenang Sekwan Andi Faizal: Pribadi Ramah dan Berintegritas

Sementara itu, staf dokter Kamalyanto dari Tim Kesehatan Haji (TKH) 1446 H, menuturkan bahwa saat pesawat hendak mendarat, almarhumah mulai merasa tidak nyaman.

Pihak medis pun meminta bantuan pramugari agar almarhumah diberi ruang untuk berbaring. Meskipun di dalam pesawat tidak tersedia tempat khusus untuk itu, tim medis mengangkat kakinya agar bisa berbaring, sambil memberikan obat.

Setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, kondisi almarhumah sempat membaik. Namun, menurut perkiraan staf medis, kondisi kesehatannya kembali menurun setibanya di Sidrap.

Almarhumah diketahui bernama Muliani Hasan Laupe, berusia 51 tahun.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut, segera menyampaikan ucapan belasungkawa.

Setelah menyerahkan jamaah haji lainnya kepada keluarga masing-masing, Ia langsung menuju RS Nene Mallomo didampingi Kapolres Sidrap, Dandim 1420 Sidrap, dan Sekretaris Daerah, untuk melihat kondisi almarhumah di ruang UGD.

Di rumah sakit, almarhumah telah dinyatakan meninggal dunia dan dikelilingi oleh keluarga tercinta. Bupati berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini.

“Insya Allah amal ibadah almarhumah Muliani Hasan Laupe diterima di sisi Allah SWT,” ucapnya.