Misteri Hilangnya 30 Meter Air PDAM di Perumahan Alalak: Modus Operandi Pelaku Mengejutkan!
Marabahan Pelopornews – arak pencurian meter air PDAM di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola) membuat warga resah. Sebanyak 30 meter air raib dalam sebulan terakhir, menurut data PDAM Marabahan. Modus pelaku cukup licik; mereka berpura-pura memancing atau memulung untuk menghindari kecurigaan warga, khususnya di perumahan dan ruko-ruko kosong di sekitar Handil Bakti.
Salah satu aksi pencurian terekam CCTV di Kompleks Asyifa Pedana Mandiri, Jalan Griya Permata Raya. Video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pria dengan santainya melepas meteran air dari sebuah rumah. Kejadian ini terungkap setelah pemilik rumah, yang jarang menempati rumahnya, mengunjungi rumahnya dan menemukan meteran air telah hilang. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke grup WhatsApp warga perumahan, dan ternyata ada dua rumah lain yang mengalami hal serupa.
Seorang warga mengungkapkan, banyak rumah di kompleks tersebut digunakan sebagai investasi, sehingga jarang ditempati. Hal ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
PDAM Marabahan menghimbau pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika mengalami kehilangan meteran air. Bagi pelanggan yang melaporkan kehilangan, PDAM akan memasang kembali meteran dengan biaya separuh harga, setelah pengurusan administrasi selesai. PDAM Marabahan juga sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar dan melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib. (*)




