Situasi Keamanan Papua Pegunungan Terkendali, Jhon Tabo Tekankan Sinergi dan Pendekatan Kasih
PELOPORNEWS.WAMENA — Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang dipimpinnya berada dalam kondisi aman dan kondusif. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari evaluasi satu tahun pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan.
PELOPORNEWS Dalam keterangannya di Wamena, Selasa, Jhon Tabo menyebut stabilitas keamanan di delapan kabupaten menunjukkan tren positif berkat koordinasi yang intens antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat.
“Situasi kamtibmas di seluruh wilayah Papua Pegunungan rata-rata atau hampir 98 persen aman. Ini terjadi karena koordinasi dan komunikasi yang kami bangun berjalan sangat baik antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama semua elemen, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat akar rumput.
Menurutnya, pendekatan komunikasi yang terbuka dan dialogis menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Pegunungan.
Stabil di Mayoritas Wilayah, Beberapa Daerah Masih Berproses
Gubernur menjelaskan, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sebagian besar wilayah di Papua Pegunungan berada dalam kondisi aman, termasuk Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Jayawijaya, dan Mamberamo Tengah.
“Wilayah-wilayah tersebut relatif stabil dan masyarakat sudah dapat beraktivitas dengan baik. Pemerintahan berjalan, pelayanan publik terus meningkat, dan roda ekonomi mulai bergerak,” jelasnya.
Meski demikian, ia tidak menampik masih terdapat dinamika di beberapa daerah seperti Yahukimo dan Yalimo. Namun, menurutnya, kondisi tersebut terus membaik seiring dengan upaya pendekatan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Memang ada sedikit persoalan di Yahukimo dan Yalimo, tetapi kami optimistis pelan-pelan semua akan kembali normal. Pemerintah terus hadir untuk memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” tegasnya.
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Aparat Keamanan
Dalam menjaga stabilitas yang telah tercapai, Gubernur Jhon Tabo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah di delapan kabupaten dengan aparat keamanan TNI-Polri.
Ia mengungkapkan bahwa komunikasi lintas sektor terus diperkuat agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
“Komunikasi kami bangun dengan baik supaya pemerintah di daerah bisa lebih bijak dalam mengambil langkah, khususnya dalam menjaga dan menciptakan situasi keamanan yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa memicu konflik berkepanjangan.
Imbauan Jaga Stabilitas dan Kedamaian
Gubernur turut mengimbau masyarakat di seluruh Papua Pegunungan agar tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta terus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
“Kami mengajak seluruh masyarakat di delapan kabupaten untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Papua Pegunungan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai fondasi utama dalam menciptakan kedamaian yang berkelanjutan.
“Kami berharap suasana damai, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan terus dijaga, sehingga tidak ada gejolak yang mengganggu kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Utamakan Pendekatan Kemanusiaan dan Kasih
Dalam pernyataannya, Gubernur Jhon Tabo secara tegas menolak pendekatan kekerasan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan dan kasih harus menjadi landasan utama.
“Segala persoalan harus diselesaikan bukan dengan kekerasan, tetapi melalui pendekatan kemanusiaan dan kasih. Itu yang terus kami dorong dalam setiap penyelesaian konflik,” tegasnya.
Menurutnya, pendekatan humanis tidak hanya mampu meredam konflik, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan optimistis stabilitas keamanan akan terus terjaga, sekaligus membuka ruang bagi percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan.
Optimisme Papua Pegunungan yang Damai dan Maju
Menutup keterangannya, Gubernur menyampaikan optimisme bahwa Papua Pegunungan akan terus bergerak menuju daerah yang damai, aman, dan sejahtera.
Ia percaya, dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, seluruh tantangan yang ada dapat dihadapi secara bijak“Kalau kita jaga bersama dengan hati, komunikasi, dan kasih, maka Papua Pegunungan akan tetap aman dan damai, serta mampu berkembang menjadi daerah yang maju,” pungkasnya.





