Bupati Mamuju Tengah Resmi Membuka Jambore Cabang II Tahun 2026, Diikuti Lebih Dari 2.000 Peserta
Mamuju Tengah Pelopornews,-Semangat muda dan kekompakan membara di Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak. Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Mamuju Tengah resmi menggelar kegiatan akbar Jambore Cabang II Tahun 2026, sebuah pertemuan besar Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan massal yang berlangsung meriah dan penuh semangat, Jumat (8/5/2026). Mengusung tema “Pramuka Berkarya, Berinovasi Menuju Mandiri Pangan”, kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Mei 2026.

Perhelatan besar ini diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dan pembina, yang berasal dari 87 pangkalan tingkat Sekolah Dasar serta 38 pangkalan tingkat Sekolah Menengah Pertama, mencakup sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh wilayah Mamuju Tengah. Suara yel-yel dan keceriaan peserta mewarnai lokasi perkemahan, menandakan antusiasme tinggi generasi muda menyambut ajang ini.
Dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menegaskan bahwa tujuan utama digelarnya kegiatan ini adalah untuk pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, Pramuka adalah wadah terbaik untuk menempa kepemimpinan, menanamkan kedisiplinan, melatih ketangkasan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi pada diri setiap anak.
“Pendidikan karakter sangat penting bagi generasi muda. Melalui kegiatan Pramuka ini, kami sangat berharap karakter anak-anak kita dapat terbentuk dengan baik, kuat, dan berakhlak mulia. Saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti dan meresapi seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan hingga selesai nanti,” ujar Arsal Aras di hadapan ribuan peserta.
Lebih jauh ia menyampaikan, momentum pembukaan Jambore ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan menjadi simbol persatuan dan energi besar antara Gerakan Pramuka dan Pemerintah Daerah dalam bekerja sama membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Mamuju Tengah yang unggul dan berkualitas di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah, Marhuding, menjelaskan sejarah dan alasan pemilihan lokasi kegiatan. Dikatakannya, Jambore Cabang pertama sebelumnya dilaksanakan di Desa Bambanurung, sedangkan untuk edisi kedua tahun ini, panitia memilih Desa Polongaan sebagai pusat kegiatan.
“Desa Polongaan kami pilih menjadi titik perkemahan dikarenakan posisinya yang sangat strategis, memiliki lahan yang memadai, serta didukung semangat masyarakat setempat yang sangat antusias menyambut kegiatan ini,” ucap Marhuding.
Ia menambahkan, Jambore ini dirancang khusus sebagai ajang edukatif di alam terbuka. Selain kegiatan fisik, tempat ini menjadi sarana utama untuk mengembangkan rasa persaudaraan, mempererat persatuan antar wilayah, serta mengasah berbagai keterampilan hidup dan kemandirian yang berguna bagi setiap anggota Pramuka.




