Juni 29, 2026

Mamuju Tengah Menyala !!! Ratusan Pendukung MBG Gelar Aksi Damai di DPRD  

SGN_06_29_2026_1782707177817

Mamuju Tengah Pelopornews – Suara dukungan menggema lantang: ratusan warga dari Aliansi Masyarakat Mamuju Tengah (AMMT) menggelar aksi damai di halaman kantor DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (29/6/2026). Gerakan ini menjadi wujud nyata dukungan moral agar Pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) terus melanjutkan serta memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) — program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memperbaiki gizi sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan daerah.

 

Aksi dimulai dari Bundaran Tugu Benteng Kayu Mangiwang Tobadak, disusul perjalanan bersama dari 5 kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah menuju kantor DPRD. Kehadiran massa terdiri dari beragam elemen: siswa, guru, ibu rumah tangga, mahasiswa, petani, nelayan, peternak, pegawai, relawan, hingga pengelola 18 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah ini.

 

Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hj. Nirmalasari Aras, SH bersama Ketua Komisi Herman MT dan seluruh anggota dewan langsung turun menyambut dan menerima aspirasi massa dengan pendekatan terbuka.

 

Dalam orasinya, Sahdan Pakkamba selaku Jenderal Lapangan AMMT menjelaskan misi utama:

“Kami hadir bukan untuk menentang, melainkan mendukung penuh MBG dan SPPG 3T — Tertinggal, Terdepan, Terluar — sebagai program pro-rakyat. Tujuannya jelas: mendorong keterlibatan langsung petani, nelayan, peternak, koperasi, dan UMKM sebagai tulang punggung penyediaan bahan pangan.”

 

Secara rinci, AMMT menyampaikan lima poin tuntutan kepada BGN dan pihak terkait:

 

1. Mendukung program MBG sebagai program unggulan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat

2. Mendesak BGN segera mengoperasikan SPPG 3T di Mamuju Tengah

3. Meminta BGN mencabut status suspensi terhadap dapur yang sudah memenuhi kelengkapan legalitas

4. Mendorong keterlibatan aktif pelaku usaha lokal sebagai pemasok utama bahan baku

5. Mendesak BGN tetap menyalurkan layanan MBG bagi kelompok 3B — Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita — meski pada hari libur

 

Salah satu peserta aksi, Darna, menegaskan keyakinannya akan manfaat nyata program ini:

“MBG sudah terbukti memberikan dampak positif: gizi anak terjaga, lapangan kerja terbuka, angka pengangguran berkurang, dan hasil panen petani serta produk UMKM terserap secara langsung. Kami tidak ingin program ini terhenti hanya karena kendala teknis semata.”

 

Ia melanjutkan bahwa keterlibatan rantai pasok lokal menjadikan MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan penggerak roda perekonomian dari akar rumput.

 

Aksi berlangsung dalam suasana tertib dan damai. Pesan utama yang disampaikan tegas: dukungan bulat terhadap keberlanjutan MBG, penolakan terhadap penghentian program, dan harapan agar DPRD serta Pemerintah Daerah terus memastikan pelaksanaannya berjalan lancar demi kesejahteraan seluruh warga Mamuju Tengah.