Juni 30, 2026

Warga Temukan Benda Diduga Mortir di Desa Buae, Lokasi Dipasang Police Line

Screenshot_20260630-151836

PELOPORNEWS.SIDRAP – Warga Dusun III Lotang Kaluku, Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, dihebohkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga menyerupai mortir pada Minggu (28/6/2026).

Informasi yang sempat dihimpun media ini,Pada hari Minggu, 28 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 Wita, Sdr. Fasli menemukan sebuah benda yang menyerupai peluru saat berada di sekitar kebun. Selanjutnya, penemuan tersebut disampaikan kepada Sdr. Maming (32 tahun), pekerjaan petani, alamat Dusun III Talumae, Desa Buae.
Sdr. Maming kemudian mendatangi lokasi mengambil benda yang diduga mortir tersebut dan membawanya ke depan rumah Sdr. Lakasri (35 tahun), pekerjaan petani/pekebun, beralamat di Dusun III Talumae, Desa Buae.
Warga sekitar selanjutnya melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Dusun III Talumae dan Bhabinkamtibmas Desa Buae Bripka Rustam,Kepala Desa Buae, Ir. H. Laupe Umar, serta Babinsa Pelda Laka.

Kepala Desa Buae, Ir. H. Laupe Umar, mengatakan bahwa setelah menerima laporan dari warga, dirinya bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan area di sekitar benda tersebut.

Sementara itu,PLH. Kasi Humas Polres Sidrap, IPDA Andi Zainal Salman SH. saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6/2026), membenarkan adanya penemuan benda yang diduga berupa mortir oleh warga di Dusun III Lotang Kaluku, Desa Buae.

Ia menjelaskan bahwa lokasi penemuan telah diamankan oleh personel Polsek Watang Pulu dan dipasangi police line guna mencegah masyarakat mendekati benda tersebut serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saat ini benda yang diduga menyerupai mortir tersebut masih berada dalam pengawasan polisi.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak yang berwenang, dalam hal ini Tim Jibom (Penjinak Bom) Brimob Parepare, untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujar IPDA Andi Zainal.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, maupun mencoba membuka benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak. Apabila menemukan benda serupa, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur demi menjaga keselamatan bersama.(Um)