Agustus 17, 2026

🇮🇩 HUT RI ke-81: Bupati Arsal Aras Sampaikan Tiga Pesan Penting — Hidupkan Kembali Gotong Royong, Waspada Hoaks & Siaga Kekeringan  

SGN_08_17_2026_1786943437134

MAMUJU TENGAH PELOPORNEWS — Semangat kemerdekaan menyelimuti Halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah, Jalan Tammauni Pue Ballung, Tobadak, Senin (17/8/2026). Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si.

 

Dalam amanatnya, Bupati Arsal Aras menegaskan: peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Di tengah suasana perayaan itu, beliau menyampaikan tiga pesan krusial bagi seluruh warga Bumi Lalla’ Tassisara’.

 

🤝 PESAN PERTAMA: Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong

 

Bupati mengaku prihatin melihat semangat swadaya dan gotong royong di masyarakat mulai luntur. Padahal itulah kekuatan bangsa yang paling berharga.

 

“Kami mendorong bagaimana meningkatkan swadaya gotong royong kembali kepada masyarakat kita. Mari kita kembali kompak, saling peduli, dan bahu-membahu seperti dulu,” ajak Arsal dengan tulus.

 

🛡️ PESAN KEDUA: Waspada Informasi Tidak Jelas, Jaga Persatuan

 

Di era digital ini, Bupati mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Persatuan dan stabilitas Mamuju Tengah adalah tanggung jawab bersama — jangan sampai terpecah belah hanya karena berita yang belum tentu kebenarannya.

 

“Jadilah masyarakat yang cerdas dalam menyaring informasi. Demi menjaga persatuan dan kedamaian di Bumi Lalla’ Tassisara’,” tegasnya.

 

🌾 PESAN KETIGA: Siaga El Nino — 600 Hektare Sawah Mulai Mengering, Dilarang Membakar Lahan

 

Pesan ketiga disampaikan dengan nada prihatin. Fenomena El Nino membawa cuaca panas berkepanjangan yang berdampak serius di berbagai wilayah Mamuju Tengah.

 

“Berdasarkan laporan di lapangan, sekitar 600 hektare sawah mulai mengering, bahkan tanahnya sudah retak. Potensi gagal panen cukup besar,” ungkap Bupati.

 

Kondisi kering ini juga membuat wilayah sangat rawan kebakaran. Oleh karena itu, Bupati melarang keras warga membakar sampah maupun membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar — demi mencegah kebakaran yang meluas dan mengganggu keamanan lingkungan.

 

💡 Penutup: Kemerdekaan Adalah Tanggung Jawab Bersama

 

Di akhir amanatnya, Bupati Arsal Aras berharap semangat kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan terus hidup dalam tindakan nyata: saling peduli, bijak bermedia, dan bersatu menghadapi tantangan alam. Itulah wujud nyata cinta tanah air yang sesungguhnya.

Laporan Satria