Serentak Se-Indonesia, Gerakan Pangan Murah Mateng Hadirkan 3,5 Ton Beras untuk Rakyat

MAMUJU TENGAH PELOPORNEWS — Semangat peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 terasa nyata di Kabupaten Mamuju Tengah. Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusiasme luar biasa oleh masyarakat setempat.

Berlangsung di Pelataran Tugu Benteng Kayu Mangiwang, Desa Tobadak, ribuan warga dari Kecamatan Tobadak hingga Topoyo hadir sejak awal pelaksanaan kegiatan. Tidak hanya sekadar berbelanja kebutuhan pokok, bagi warga kehadiran GPM menjadi angin segar yang meringankan beban biaya rumah tangga di tengah dinamika harga kebutuhan yang dirasakan masyarakat.
Ribuan Kebutuhan Pokok Tersedia dengan Harga Terjangkau
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mateng, H. Amrullah, menyebutkan bahwa dalam kesempatan kali ini pihaknya menyiapkan stok yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan warga yang hadir:
🥇 Beras — 3.500 kg (3,5 Ton)
🛢️ Minyak Goreng — 360 Liter
🍬 Gula — 100 kg
🍞 Tepung Terigu — 100 kg
🥚 Telur — 200 Rak
🧅 Bawang Merah — 50 kg
🧄 Bawang Putih — 50 kg
🌶️ Cabai Rawit — 10 kg & Cabai Keriting — 10 kg
Semua komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar, sehingga daya beli masyarakat dapat lebih terjaga.
15 Kali Mengabdi: Konsistensi yang Menginspirasi
Yang patut diapresiasi, Gerakan Pangan Murah ini bukanlah program sesaat. Hingga Oktober 2026 saja, program ini telah digelar sebanyak 15 kali di sepanjang tahun ini.
“Sepuluh kali dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, dan lima kali lainnya berkolaborasi bersama Pengurus PKK Kabupaten,” ungkap H. Amrullah, Kamis (22/10/2026).
Angka ini membuktikan keseriusan Pemerintah Mamuju Tengah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakatnya — bukan sekadar saat momen perayaan, melainkan berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Harapan Warga: Semoga Terus Hadir di Tengah Kita
Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti nyata betapa dibutuhkannya program semacam ini. Banyak warga berharap GPM tidak berhenti di sini, melainkan terus dihadirkan secara berkala sebagai penopang kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang dirasakan banyak kalangan.
“Semoga program ini terus berlanjut, sangat membantu kami warga kecil dalam memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang terjangkau,” ucap salah seorang warga yang hadir.
Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan pangan yang layak senantiasa dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.





