April 20, 2026

750 Miliar untuk Pendidikan Gratis di Kaltim, Siapa Saja yang Bisa Dapat?

*Pelopornews.info Kaltim* – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp750 miliar untuk merealisasikan program pendidikan gratis dari tingkat SMA hingga S3 pada tahap pertama tahun 2025. Program ini dijadwalkan efektif mulai Juli, setelah Surat Keputusan (SK) Gubernur diterbitkan dalam waktu dekat.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa dana tersebut telah dialokasikan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Menurutnya, pendidikan gratis merupakan bagian dari janji politiknya untuk memastikan seluruh pelajar di Kaltim mendapatkan hak pendidikan yang layak.

*”Semua anak tanpa terkecuali, berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami,”*
> ujar Seno Aji, Senin (24/02/2025).

Selain itu, Pemprov Kaltim tengah mempercepat penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum pelaksanaan program tersebut. Tim Transisi Pemerintahan Rudy-Seno pun telah melakukan pendataan jumlah mahasiswa S1-S3 di berbagai universitas di Kaltim untuk memastikan distribusi manfaat program secara tepat sasaran.

Sebagai langkah awal, pada Senin (24/02/2025) pukul 10.00 WITA, Disdikbud Kaltim mengundang perwakilan dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Mulawarman, UINSI, Polnes, UMKT, dan kampus lainnya. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan pendidikan gratis, termasuk mekanisme pendataan mahasiswa dan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang nantinya akan ditanggung pemerintah.

Kami mulai lakukan pendataan. Mulai dari jumlah mahasiswa, UKT-nya berapa, dan data lainnya. Besok, prodi sudah harus mengumpulkan datanya,”
kata anggota Tim Transisi Rudy-Seno, Bohari Yusuf.

Dalam penyampaian di depan kantor Gubernur, Wakil Gubernur terpilih Kalimantan Timur, Seno Aji, menambahkan bahwa sejak awal kampanye telah diusung tema pendidikan gratis. “Gratis pol, pendidikan gratis, tentu saja, Indonesia gelap tidak berlaku di Kalimantan Timur. Semua anak – bapak, ibu, pedagang pentol, anak ibu sayur, anak sopir angkot – semuanya bisa bersekolah dengan gratis. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita semua untuk mensukseskan program-program unggulan, ada 16 program unggulan yang akan kita kerjakan. Nanti saya minta para anak-anak muda di Sekretariat daerah untuk mendukung penuh program ini,” ujarnya.

Dengan anggaran fantastis ini, banyak pihak menantikan bagaimana program pendidikan gratis di Kaltim akan berjalan dan siapa saja yang berhak mendapatkan manfaatnya. Program ini diharapkan mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Timur.

pelopornews.info Kaltim