Februari 10, 2026

Kisah Cinta Abadi di Soppeng: Husen dan Biba, Sehidup Semati dalam Keabadian  

SGN_10_14_2025_1760420132898

Soppeng Pelopornews -Di sebuah kampung yang tenang, Daru Ajue, di Desa Lalabata Riaja, Soppeng, Sulawesi Selatan, hiduplah sepasang suami istri yang menjadi legenda cinta bagi warga sekitar. Husen dan Biba, dua insan yang telah mengukir kisah kasih sejati selama puluhan tahun, kini telah berpulang bersama dalam damai, meninggalkan dunia dengan kenangan abadi pada 12 Oktober 2025.

 

Husen, dengan setia merawat Biba sejak muda, tak pernah lelah mencuci pakaian istrinya saat sakit. Biba, dengan kasih sayang tak terhingga, selalu mendampingi Husen dalam setiap langkah. Mereka adalah “Romeo dan Juliet” dari Soppeng, simbol cinta yang tak lekang oleh waktu.

 

Pada senja yang pilu itu, Biba menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 19.21 WITA. Dua jam kemudian, seolah takdir telah digariskan, Husen menyusul belahan jiwanya pada pukul 21.21 WITA. Keduanya pergi dengan tenang, meninggalkan dunia yang fana ini menuju keabadian cinta sejati.

 

Bahar, sang anak, tiba dari Makassar setelah perjalanan panjang 4,5 jam. Ia mendapati kedua orang tuanya telah berbaring berdampingan di ruang tamu, wajah mereka memancarkan kedamaian abadi. Tak ada tangis histeris, hanya rasa haru dan syukur atas cinta yang telah mereka wariskan.

 

Kisah ini menyebar dengan cepat, menyentuh hati jutaan orang. Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menyampaikan belasungkawa mendalam, menyebut Husen dan Biba sebagai “simbol cinta dan kesetiaan sejati”. Warga desa berbondong-bondong datang, memberikan penghormatan terakhir kepada pasangan yang telah menginspirasi mereka.

 

Di tengah hiruk pikuk dunia modern, kisah Husen dan Biba menjadi oase yang menyejukkan. Mereka membuktikan bahwa cinta sejati itu nyata, abadi, dan mampu melampaui batas kehidupan. Selamat jalan, Husen dan Biba. Cinta kalian akan terus hidup dalam hati kami selamanya. ( Biro Soppeng )