Oktober 25, 2026

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Karang Taruna Sidrap Siapkan Forum Dialog Tudang Sipulung Kebangsaan

Screenshot_20261025-085331

PELOPORNEWS.SIDRAP — Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Tudang Sipulung Kebangsaan: Forum Dialog Terbuka Pemuda Sidrap 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di Monumen Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sidrap. Mengusung tema “Mimbar Suara Pemuda: Dari Gagasan Menjadi Gerakan, Dari Aspirasi Menjadi Kebijakan, untuk Sidrap Maju dan Sejahtera”, forum ini dirancang sebagai ruang perjumpaan gagasan, dialog lintas sektor, serta penguatan sinergi antara pemuda, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

Ketua Panitia, Muhammad Rizal, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Berbagai kebutuhan terus dimatangkan, mulai dari kesiapan narasumber, distribusi undangan peserta, hingga aspek teknis pelaksanaan di lokasi kegiatan.

“Alhamdulillah, persiapan panitia sudah mencapai sekitar 80 persen. Kami terus memastikan seluruh unsur pendukung kegiatan siap, baik narasumber, peserta, maupun teknis pelaksanaan. Harapan kami, kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi ruang dialog yang produktif bagi kemajuan Sidrap,” ungkap Muhammad Rizal.

Peserta yang diundang berasal dari berbagai unsur, meliputi Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemahasiswaan dan pelajar, komunitas pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Mempertemukan Aspirasi dengan Pengambil Kebijakan
Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap, Dr. Abdul Jabbar A., S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa Tudang Sipulung Kebangsaan bukan sekadar agenda seremonial untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi, refleksi, dan konsolidasi gagasan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, pemuda membutuhkan ruang yang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, menawarkan solusi, sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan para pemangku kebijakan.

“Melalui Tudang Sipulung Kebangsaan, kita ingin mempertemukan ide, gagasan, dan aspirasi pemuda dengan para pengambil kebijakan. Kita ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi, mitra strategis pemerintah, dan penggerak perubahan sosial,” ungkap Wakil Dekan 1 FISIP UMS Rappang tersebut.

Ia menambahkan, kemajuan daerah tidak dapat dibangun oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan seluruh unsur masyarakat dalam semangat kebersamaan.

“Sidrap Maju dan Sejahtera harus menjadi cita-cita bersama. Karena itu, perbedaan pandangan jangan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi. Kita ingin membangun budaya dialog: saling mendengar, saling menghargai, dan bersama-sama bergerak untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Menghadirkan Pemangku Kebijakan dan Tokoh Pemuda
Forum ini dirancang menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah daerah, legislatif, TNI-Polri, lembaga pencegahan narkoba, serta kalangan akademisi dan aktivis kepemudaan.

Para narasumber yang tercantum dalam publikasi kegiatan meliputi:
• H. Syaharuddin Alrif, S.I.P., M.M., M.Pd. (HC) — Bupati Sidenreng Rappang.
• Nur Kanaah, S.H., M.Si. — Wakil Bupati Sidenreng Rappang.
• H. Takyuddin Masse, S.E., M.Si. — Ketua DPRD Sidrap.
• Letkol Inf. Andi Zulham Asdar, S.H., M.H. — Dandim 1420 Sidrap.
• AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H. — Kapolres Sidrap.
• M. Arsul, S.IP., M.Si. — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidrap.
• Syahril Said, S.H., M.H. — Kepala BNNK Sidrap.
• Dr. Muhammad Aries Yasin, S.Pt., M.AP. — Kepala Disporapar Sidrap.
• Saifullah, S.Pd., M.Pd. — Akademisi dan Aktivis Pemuda.

Kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh pemuda diharapkan membuka ruang pertukaran perspektif mengenai pembangunan kepemudaan, demokrasi, persatuan, keamanan dan ketertiban masyarakat, pencegahan narkoba, pemberdayaan ekonomi, serta strategi mengubah aspirasi menjadi kebijakan yang berdampak.

Forum ini juga diharapkan memberi kesempatan kepada perwakilan organisasi dan komunitas untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, menawarkan solusi, serta merumuskan gagasan yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Dari Forum Dialog Menuju Gerakan Nyata
Bagi Karang Taruna Sidrap, semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan menjadi kerja bersama yang nyata. Persatuan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui kolaborasi lintas organisasi, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi, pengembangan kapasitas generasi muda, serta keterlibatan aktif dalam pembangunan desa dan daerah.

Karena itu, Tudang Sipulung Kebangsaan diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi. Gagasan dan aspirasi yang muncul perlu dirangkum menjadi rekomendasi, agenda kolaborasi, serta gerakan bersama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sidrap.

Karang Taruna juga mendorong tumbuhnya hubungan yang terbuka dan saling menguatkan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah membutuhkan partisipasi serta inovasi warga, sementara pemuda membutuhkan ruang dialog, kesempatan berkontribusi, dan dukungan agar gagasannya dapat berkembang menjadi program yang bermanfaat.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi pengingat bahwa kekuatan generasi muda terletak pada kemampuan menyatukan perbedaan, merawat persaudaraan, dan bekerja melampaui kepentingan kelompok demi masa depan daerah.

Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Kabupaten Sidrap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir, berdialog, dan mengambil bagian dalam membangun masa depan Sidenreng Rappang.
Sebab, Sidrap Maju dan Sejahtera bukan hanya cita-cita pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakatnya(UM)