Semarak HUT ke-66 Enrekang, Warga Keppe Utara Bahu-Membahu Bangun Jalan Lingkar
ENREKANG PELOPORNEWS – Semangat gotong royong mewujud nyata di Lingkungan Keppe Utara, Kelurahan Galonta. Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Enrekang yang ke-66, puluhan warga turun ke jalan pada Sabtu (11/04/2026) untuk melaksanakan kerja bakti pembangunan dan perbaikan jalan lingkar pemukiman secara penuh swadaya.

Sejak pagi buta, suasana lingkungan begitu hidup. Warga dari berbagai kalangan usia tampak antusias membawa peralatan dan material, bahu-membahu merapikan jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini berlangsung di bawah komando langsung Kepala Lingkungan Keppe Utara, Muhammad Matar Simen.
Inisiatif Murni Warga, Bukti Kekompakan Kuat
Matar menjelaskan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan inisiatif murni dari masyarakat yang ingin memiliki akses jalan yang lebih layak, nyaman, dan representatif.
“Hari ini kita bersama-sama turun ke lapangan. Ini bukti nyata bahwa semangat kekeluargaan di Keppe Utara masih sangat kuat. Kami tidak mau hanya menunggu, jika bisa kami kerjakan sendiri secara swadaya, pasti kami lakukan demi kenyamanan bersama,” ujar Matar di sela-sela kegiatan.

Manfaat Nyata untuk Semua
Perbaikan jalan lorong ini bukan hanya soal estetika, tetapi membawa dampak besar bagi kehidupan warga, antara lain:
– Memperlancar Mobilitas: Memudahkan akses kendaraan keluar masuk lingkungan.
– Meningkatkan Keselamatan: Jalan yang rata meminimalisir risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
– Menjaga Kebersihan: Penataan jalan juga disertai perbaikan drainase agar tidak terjadi genangan air saat hujan.
Pemimpin Teladan, Warga Semangat
Kehadiran Matar yang tak segan turun langsung mencangkul dan mengangkut material menjadi motivasi tersendiri bagi warga. Sosok pemimpin yang berada di barisan depan membuat masyarakat semakin rela mengorbankan waktu, tenaga, maupun materi untuk kepentingan bersama.
Aksi nyata ini menjadi contoh inspiratif bagi lingkungan lain di Kelurahan Galonta. Bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk berubah, asalkan ada kekompakan dan sinergi kuat antara pemimpin dan warganya.
(Adnan)





