Juli 1, 2026

SOPPENG SAMBUT MAHASISWA INTERNASIONAL: BELAJAR KESEHATAN MASYARAKAT DAN BUDAYA NUSANTARA  

SGN_07_01_2026_1782911355125

Soppeng Pelopornews – Kabupaten Soppeng kini menjadi pusat perhatian akademik tingkat dunia. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara hangat menerima dan menjamu rombongan mahasiswa peserta Nusantara International Summer Course on Public Health (NISC-PH) 2026 di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (30/6/2026). Kunjungan ini merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas).

 

📚 Program Kelas Dunia: Dari Daring Hingga Langsung ke Lapangan

 

NISC-PH 2026 mengusung konsep hybrid course and excursion — perpaduan pembelajaran daring dan kunjungan langsung. Sebelum turun ke lapangan, peserta telah mengikuti sesi pembelajaran daring sejak 15–27 Juni 2026. Kini, mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026, mereka berkeliling ke Makassar, Maros, dan berlabuh di Soppeng untuk pengalaman nyata.

 

Di Soppeng, kegiatan berlangsung selama 30 Juni – 2 Juli 2026. Para peserta berasal dari Mahidol University (Thailand), Soonchunhyang University (Korea Selatan), serta mahasiswa asing lainnya dan mahasiswa kelas internasional FKM Unhas.

 

🏘️ Terjun Langsung ke Lima Desa Percontohan

 

Agar pembelajaran lebih mendalam, para mahasiswa dibagi menjadi lima kelompok yang ditempatkan di posko berbeda:

1. Desa Ganra

2. Desa Kaca

3. Desa Manorang Salo

4. Desa Lalabata Riaja

5. Desa Pesse

Di lokasi ini, mereka tidak sekadar berkunjung, melainkan melaksanakan pembelajaran berbasis masyarakat: praktik kesehatan masyarakat, pemberdayaan warga, interaksi langsung dengan Puskesmas, serta pertukaran budaya. Rangkaian ditutup dengan malam kebudayaan untuk mempererat persaudaraan lintas negara.

 

 

 

🤝 Soppeng Sebagai Laboratorium Hidup

 

Kedatangan ini menjadikan Soppeng sebagai salah satu daerah tujuan pembelajaran internasional. Diharapkan kegiatan ini dapat:

 

– Memperkuat kerja sama akademik antar universitas

– Memperkenalkan praktik pemberdayaan kesehatan khas daerah

– Mempromosikan potensi budaya dan alam Soppeng ke kancah dunia

 

Kehadiran mahasiswa asing ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang bagi masyarakat Soppeng untuk saling berbagi pengalaman dan membuka wawasan global.