September 5, 2026

55 Hektare Sawah di Bila Riase Masuk Program IP 300, Ekonomi Petani Makin Bergairah

Screenshot_20260905-093827

PELOPORNEWS.SIDRAP — Program peningkatan indeks pertanaman (IP) 300 yang digagas Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, dengan areal IP 300 mencapai sekitar 55 hektare.

Saat ini, tanaman padi di lokasi tersebut telah berusia sekitar 25 hari. Jika pertumbuhan berjalan optimal, petani diperkirakan kembali memasuki masa panen dalam sekitar 50 hari ke depan.

Kepala Desa Bila Riase, Sirajuddin, mengatakan program IP 300 memberikan peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas lahan dengan tiga kali tanam dalam setahun.

“Bola Bulu panen Desa Bila Riase menuju panen 50 hari ke depan dengan IP 300-nya, Insyaallah,” ujar Sirajuddin, Sabtu, 5 September 2026.

Menurutnya, program IP 300 yang menjadi salah satu program Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya petani.

Dengan pola tanam tiga kali dalam setahun, lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Selain meningkatkan produksi, siklus tanam yang lebih cepat juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Sirajuddin menambahkan, dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian juga terus diperkuat melalui berbagai bantuan yang dikucurkan kepada petani.

Bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan petani sekaligus mempercepat pencapaian target peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Sidrap.

“Program IP 300 ini sangat baik untuk petani. Mudah-mudahan terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Dengan areal 55 hektare yang kini tengah memasuki fase pertumbuhan, Desa Bila Riase menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan bagaimana optimalisasi lahan melalui IP 300 dapat mendorong produktivitas sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat pedesaan. (*)