Mei 1, 2026

Tangis Hati di Sidrap: Nenek Hampir Putus Asa, Puskesmas Pangkajene Jadi Cahaya Harapan Jenazah Bocah 1 Tahun

SGN_03_03_2026_1772520508553

SIDRAP PELOPORNEWS– Sebuah kisah penuh haru dan kebaikan hati menyelimuti Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, yang patut diacungi jempol dan dibagikan luas. Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap menjadi pahlawan tak terduga dalam perjalanan terakhir Muhammad Naufal Al Fariksi, bocah berusia 1 tahun 3 bulan yang meninggal dunia akibat dugaan jantung bocor.

Kisah bermula sekitar pukul 09.00 WITA, ketika jenazah Naufal berada di Rumah Sakit Nenek Mallomo Sidrap. Media Pelopornews dihubungi untuk meminta bantuan mobil ambulance guna membawa jenazah bocah malang itu ke rumah duka di belakang Kantor Veteran RI Kabupaten Sidrap. Namun, cobaan belum berakhir. Setelah jenazah dimandikan, keluarga menghadapi kenyataan pahit: mereka tidak memiliki kendaraan layak untuk membawa Naufal ke kuburan umum Talumae Pangkajene. hingga nenek sang bocah memutuskan membawa jenazah dengan motor bemor.

Hati siapa yang tak teriris mendengarnya? Nenek almarhum, Aris, hampir putus asa. Ia pun berusaha mencari bantuan dengan menghubungi beberapa pihak termasuk Satpam di Rumah Jabatan Bupati, namun harapannya pupus saat mendapat jawaban dingin: “Kami tidak ada urusan di situ.” Kata-kata itu seolah menambah beban berat di pundak keluarga yang sudah kehilangan sosok cucu kesayangan.

Namun, kebaikan tak pernah hilang. Usman, Ketua Veteran Sidrap, bekerja sama dengan Media Pelopornews tak henti berupaya mencari solusi. dengan menghubungi beberapa pihak dan Alhamdulillah Upaya mereka membuahkan hasil manis ketika Puskesmas Pangkajene Sidrap dengan tulus hati menyediakan mobil jenazah untuk membawa Naufal ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sopir Andi Fajar pun dengan ikhlas menjalankan tugas mulia itu, memastikan perjalanan terakhir bocah kecil itu berjalan dengan layak dan hormat.

Saat mobil jenazah melaju membawa Naufal, Hasnawati, nenek almarhum, tak kuasa menahan tangisnya. Air matanya mengalir deras, campuran rasa sedih kehilangan cucu tercinta dan rasa syukur yang mendalam atas bantuan yang datang di saat paling sulit. Sebelum meninggal, Naufal, anak kedua dari pasangan Muhammad Tegal Saputra dan Nurul Hikmah, sempat dirawat di Rumah Sakit Makassar sebelum terakhir dirawat di Rumah Sakit Nenek Mallomo Sidrap.

Kisah ini bukan hanya tentang kematian, tapi tentang kebaikan manusia yang bersinar di tengah kesulitan. Puskesmas Pangkajene, Usman dan tim Veteran, serta Media Pelopornews telah membuktikan bahwa kepedulian bisa mengubah keputusasaan menjadi harapan. Semoga kebaikan mereka dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda, dan kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu saling membantu, terutama di saat orang lain sedang membutuhkan.

Mari sebarkan kisah ini agar kebaikan terus mengalir dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. ( Ms.Hanafi )