Dorong Transaksi Digital, Pemkab Soppeng Resmi Luncurkan QRIS untuk Retribusi Parkir dan Kebersihan
SOPPENG PELOPORNEWS– Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi melangkah lebih jauh dalam transformasi keuangan daerah dengan meluncurkan sistem pembayaran QRIS untuk retribusi parkir serta layanan kebersihan. Peluncuran ini berlangsung dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Soppeng, Kamis (2/7/2026), di Aula Gabungan Dinas Jalan Salotungo.

Tak hanya peluncuran QRIS, acara ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agen Laku Pandai antara Bank Sulselbar dan PT Lamataesso Mattappaa (Perseroda), serta penyerahan kotak amal donasi berbasis QRIS.
Kegiatan dibuka dengan laporan dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Soppeng, Drs. H. Dipa, M.Si., dilanjutkan sambutan sekaligus peresmian oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle.

Dalam kesempatan itu, Wabup Selle menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Indonesia dan Bank Sulselbar atas pendampingan berkelanjutan. “Dukungan teknis kedua lembaga ini sangat berharga untuk mempercepat digitalisasi transaksi keuangan di daerah kita,” ujarnya.
Ia juga turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-73 kepada Bank Indonesia, berharap BI tetap menjadi pilar stabilitas ekonomi yang inovatif dan terpercaya: “Semoga terus menjaga kestabilan rupiah, memperkuat ketahanan ekonomi, serta memacu transformasi pembayaran digital di seluruh negeri.”
Capaian dan Tantangan Digitalisasi
Kepala BPKPD Dipa melaporkan, realisasi penerimaan pajak daerah melalui jalur non-tunai periode Januari–Juli 2026 telah mencapai 85,53 persen. Sementara untuk retribusi daerah, angka capaiannya masih di 30,8 persen.
Wabup Selle mengakui kesenjangan ini sebagai catatan penting: “Masih ada sejumlah SKPD yang belum sepenuhnya memanfaatkan QRIS atau kanal digital lain. Ini menjadi pekerjaan rumah kita untuk memperbanyak sosialisasi dan edukasi kepada wajib retribusi,” tegasnya.
Manfaat Lebih Luas
Peluncuran QRIS untuk parkir dan kebersihan diharapkan semakin mempermudah masyarakat, meningkatkan transparansi, serta mempercepat target nasional perluasan transaksi non-tunai di layanan publik.
Sementara kerja sama Agen Laku Pandai dengan Bank Sulselbar akan memperluas akses layanan perbankan hingga ke tingkat kecamatan, termasuk mendukung sektor pariwisata lokal. Kehadiran seluruh camat se-Kabupaten Soppeng dalam pertemuan ini menegaskan komitmen menyeluruh dari pemerintah daerah untuk menyukseskan program digitalisasi sampai ke lapisan terbawah.





