Agustus 20, 2026

Pisah Sambut Karutan Kelas II B Sidrap Perimansyah Serahkan Tongkat Estafet Kepada Agus Salim

Screenshot_20260820-105851

PELOPORNEWS.SIDRAP — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidrap menggelar serah terima jabatan sekaligus pisah sambut Kepala Rutan dari pejabat lama Perimansyah kepada pejabat baru Agus Salim SH., MH. di Lokasi Rutan kelas IIB Sidrap,Kamis20/8/2026

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Wakapolres Sidrap, jajaran pemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Hadir pula Kalapas Bone, Kabag Pas Bone, Kabag Pas Palopo, Karutan Makale, Karutan Enrekang, Karutan Wajo, Karutan Pinrang, Kepala BNN Sidrap , Karutan Soppeng, Vendor Rutan Sidrap Andi Yusuf Ruby
Perimansyah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran dan pihak yang selama ini telah bekerja sama dengannya selama memimpin Rutan Sidrap.
“Kami sekeluarga mohon maaf selama bekerja sama dan menahkodai Rutan Sidrap selama kurang lebih tujuh bulan. Kepada semuanya, kami mohon pamit,” ujar Perimansyah. selanjutnya akan melaksanakan tugas di Sumatera Utara. Ia berharap tongkat estafet kepemimpinan yang diserahkan kepada Agus Salim dapat dilanjutkan sehingga Rutan Sidrap ke depan semakin baik.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena selama masa kepemimpinannya Rutan Sidrap berhasil meraih juara pertama tingkat kebersihan kantor.
“Tahun ini Rutan Sidrap baru saja mendapat juara satu tingkat kebersihan kantor. Apa yang sudah diraih ini kami harapkan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Karutan Sidrap yang baru, Agus Salim SH., MH., dalam sambutannya memperkenalkan diri kepada seluruh jajaran dan tamu undangan.  Agus Salim yang  lahir disidrap    sebelumnya pernah bertugas sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Agus Salim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Perimansyah atas dedikasi dan capaian selama menjalankan tugas di Rutan Sidrap selama tujuh bulan 14 hari.
“Apa yang Bapak Perimansyah raih selama di Rutan Sidrap akan kami jaga dan akan kami tingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, tugas di bidang pemasyarakatan bukan pekerjaan yang mudah dan tidak dapat berhasil jika hanya dilakukan seorang diri. Karena itu, dibutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh unsur.

Ia mengajak seluruh jajaran Rutan Sidrap merapatkan barisan, menjaga kekompakan dan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan kantor  Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Azhari menyampaikan

“Tugas di pemasyarakatan bukan hal mudah. Kita tidak akan berhasil jika hanya berjalan sendiri. Tentunya butuh dukungan dan kolaborasi dengan semua unsur,” katanya.
Ia menegaskan, tugas pemasyarakatan tidak hanya mengurusi warga binaan, tetapi juga mempersiapkan mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan kondisi yang lebih baik.
Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran Rutan Sidrap merapatkan barisan, menjaga kekompakan dan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga meminta agar kolaborasi dengan stakeholder, khususnya Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Sidrap, segera diperkuat untuk mendapatkan dukungan penuh dalam menjalankan tugas.
“Kerja kita ini adalah kerja bersama. Keberhasilan Rutan Sidrap juga merupakan hasil kerja bersama,” tegasnya. menghadapi tantangan sosial serta isu peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan.
“Jangan jalan di tempat, tetapi harus berlari,” tegasnya.

Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah dalam sambutannya menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang siap berkolaborasi dengan Rutan Kelas IIB Sidrap.
Nurkanaah mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah dan Rutan Sidrap sangat penting, mengingat mayoritas warga binaan yang menjalani pembinaan merupakan warga Kabupaten Sidrap.
Ia juga mengharapkan Karutan Sidrap yang baru dapat bergabung dan bersinergi bersama Forkopimda Sidrap sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sidrap siap berkolaborasi. Kita yakini bahwa yang dibina di Rutan Sidrap mayoritas adalah warga Sidrap,” ujar Nurkanaah.
Ia mencontohkan kolaborasi tersebut telah dilakukan pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, termasuk dalam penyerahan remisi kepada warga binaan yang dilaksanakan di lapangan SKPD.
Nurkanaah juga menyampaikan salah satu permintaan Pemerintah Kabupaten Sidrap terkait pengalihan aset bekas Rutan yang berada di Rappang untuk dimanfaatkan sebagai lokasi tambahan Rumah Sakit Arifin Nu’mang.
Menurutnya, aset tersebut memiliki nilai strategis untuk mendukung pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Rappang.
Pada kesempatan itu, Nurkanaah juga menitipkan perhatian kepada pejabat baru terkait sejarah dan silsilah kantor tersebut.
“Perlu kita ingat bahwa Sidenreng Rappang berawal dari Kota Rappang,” tuturnya.
Pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pergantian kepemimpinan diharapkan menjadi momentum untuk mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, pelayanan publik, serta sinergi Rutan Sidrap dengan Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.