Dinas Pendidikan kabupaten Nganjuk Dukung penuh Pawai Budaya Jenjang SMP Bertajuk Nusantara 2026
Nganjuk – Pelopor news – Melalui gelaran pawai budaya carnaval jenjang SMP yang di selenggarakan pada kamis 20 Agustus 2026 mendapatkan dukungan penuh oleh dinas pendidikan kabupaten Nganjuk.

Panggung kreatifitas Nusantara di ikuti oleh siswa siswi jenjang SMP di kabupaten Nganjuk dengan memperagakan
Kostum dari berbagai daerah yang di kenakan dalam peragaan budaya carnaval.
Pawai budaya tersebut memberikan perhatian ribuan penonton takjub dan terkesima .

kegiatan pawai budaya di hadiri langsung oleh Kadisdik Nganjuk Puguh Harnoto S,STP M,M , dan sangat mengapresiasi karya seni identitas yang di peragakan berbagai kostum daerah Nusantara.
Dalam sambutan nya Kadisdik Puguh Harnoto S , STP .M,M menyampaikan ” sekolah tidak boleh hanya menjadi ruang untuk mengejar capaian akademik , pendidikan juga harus mampu menanamkan karakter juga kecintaan terhadap budaya sendiri .
Budaya adalah bagian dari budaya karakter , anak anak kita perlu mengenal budaya daerah nya serta untuk memahami nilai nilai yang terkandung di dalamnya , supaya tumbuh menjadi generasi yang tidak tercabut dari akar budayanya.
Mereka bisa belajar melalui proses , kerja keras , kreatifitas, kebersamaan juga penghargaan terhadap warisan budaya , ini yang wajib kita hidupkan ” Tegas nya .
Ia juga menambahkan dengan keberadaan kegiatan ini ,menjadi penting karena memberikan ruang bagi semua untuk berkarya , membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berinteraksi langsung dengan kebudayaan lokal ,
Jangan sampai anak anak kita lebih hafal budaya dari luar dari pada budaya di daerah nya sendiri , kita harus hadirkan budaya lokal di ruang ruang yang dekat dengan generasi muda termasuk melalui pendidikan ” tandas Puguh Harnoto S, STP M,M
Dinas pendidikan kabupaten Nganjuk mendorong kolaborasi antara sekolah , komunitas untuk terus di perkuat .
Dengan demikian pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab perseorangan namun tetap menjadi gerakan bersama untuk memastikan warisan budaya tetap hidup dan di kenal lintas generasi ” ungkap nya kembali ( RTN )





