Pangdivif 3 Kostrad: Inilah Bukti Pemerintah Bekerja Pakai Hati ,Sidrap Mampu Melawan El Nino, Tetap Hijau dan Panen Raya
PELOPORNEWS.SIDRAP — Panglima Divisi 3 Kostrad Mayjen TNI Wulan Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga ketahanan pangan di tengah kondisi El Nino dan musim kemarau panjang.
Hal tersebut disampaikan Mayjen TNI Wulan Nur Yudhanto usai melakukan pemantauan kondisi wilayah Kabupaten Sidrap melalui udara bersama Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif dan melakukan Panen Raya dan Bansos Kostrad di wilayah Kelurahan Kanyuara Kecamatan Watang Sidenreng Sidrap Kamis ,10/9/2026
Dari hasil pemantauan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad mengaku melihat langsung kondisi Sidrap yang masih tampak hijau meski sejumlah wilayah tengah menghadapi musim kemarau panjang.
“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat, begini hasilnya kalau pemerintah daerah bekerja pakai hati, hasilnya pun sangat luar biasa,” tegasnya.
Menurutnya, dirinya telah melihat langsung bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjaga sektor pertanian. Dari udara, terlihat sejumlah kantong air serta mesin-mesin pompa yang tersebar di berbagai wilayah Sidrap.
“Saya melihat Sidrap masih hijau Sekali lagi masih hijau tengah musim kemarau panjang. Saya melihat langsung kantong-kantong air dan mesin-mesin pompa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Selain sektor pertanian, Pangdivif 3 Kostrad juga menyoroti keberadaan sejumlah pabrik pengolahan hasil pertanian yang menurutnya tersebar di berbagai kecamatan.
“Begitu juga dengan pabrik-pabrik di setiap kecamatan. Dari udara nampak jelas, ada tiga sampai empat pabrik di setiap kecamatan,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan memberikan hasil yang sangat baik
Pangdivif 3 Kostrad juga menegaskan bahwa dirinya telah melihat secara langsung kondisi di lapangan sehingga berbagai program yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Sidrap bukan sekadar wacana.
“Saya sudah buktikan sendiri. Bupati Sidrap tidak pernah bicara bohong, tetapi nyata dan sesuai data. Saya sudah saksikan sendiri bahwa Sidrap di tengah El Nino mampu melakukan panen raya,” tegasnya.
Menurutnya, kemampuan Sidrap tetap melakukan panen raya di tengah kondisi El Nino menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki sistem pertanian yang cukup kuat dalam menghadapi ancaman perubahan iklim.
“Artinya, Sidrap mampu melawan El Nino,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kehadiran pemerintah daerah yang dinilainya aktif turun langsung memimpin dan mendampingi masyarakat.
“Pemerintah daerah hadir di sini karena Bupati Sidrap selalu hadir memimpin dengan hati. Kalau pemerintah daerah memikirkan yang lain, hasilnya pun tidak baik,” katanya.
Pangdivif 3 Kostrad berharap kondisi Sidrap yang masih hijau dapat terus dipertahankan.
“Wilayah Sidrap, walaupun seluruh wilayah terkena dampak El Nino, tetapi Kabupaten Sidrap masih hijau. Saya berharap mudah-mudahan sampai kapan pun wilayah Sidrap terus hijau,” harapnya.
Ia juga membandingkan hasil pertanian Sidrap dengan sejumlah daerah lain. Menurutnya, di beberapa tempat hasil produksi hanya berada pada kisaran lima hingga enam ton, sementara Sidrap masih mampu mempertahankan diangka lebih 10 ton perhektar produktivitas pertaniannya ujar Wulan
TNI Siap Dukung Ketahanan Pangan Sidrap
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Wulan Nur Yudhanto juga menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung kondisi pangan di Kabupaten Sidrap.
Menurutnya, TNI harus membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dalam berbagai bentuk, termasuk membantu masyarakat di tingkat desa.
“TNI itu harus bekerja sama. Apa pun bentuknya, sekecil apa pun yang bisa kami kerjakan, kami akan kerjakan,” tegasnya.
Ia mengakui dukungan TNI memiliki keterbatasan karena adanya tugas dan kewenangan masing-masing.
“Mungkin tidak bisa dalam skala besar karena kita ada batasan-batasan. Di sini ada kewilayahan yang dipimpin oleh Pangdam, dan itu yang akan bersama pemerintah. Ada anggota kami sampai di desa-desa,” jelasnya.
Karena itu, ia menegaskan jajaran TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat dan membantu pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
“Harus bekerja sama. Apa pun yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan untuk mendampingi masyarakat,” pungkasnya.





