September 7, 2026

Sidrap Keren, Bupati Syaharuddin Alrif Panen Pakai Combine, 27 Are Hasilkan 2,85 Ton Gabah

Screenshot_20260907-212836

PELOPORNEWS.SIDRAP —Seperti biasa walau ditengah Kemarau  Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, turun langsung ke areal persawahan Desa Padangloang Alau, Senin (7/9/2026), untuk menyaksikan sekaligus memanen padi di tengah musim kemarau.

Tak sekadar melihat dari pinggir sawah, Syaharuddin bahkan mengoperasikan langsung mesin combine harvester untuk memanen padi milik petani.

Kehadirannya disambut antusias masyarakat Desa Padangloang Alau yang turut hadir menyaksikan panen raya tersebut.

Syaharuddin mengatakan, panen di wilayah Padangloang Alau kali ini menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Total hamparan persawahan yang dipanen mencapai sekitar 591 hektare.

“Alhamdulillah, hasil panen di Padangloang Alau dihadiri semua masyarakat desa. Semuanya lengkap hadir di sini. Totalnya 591 hektare,” ujar Syaharuddin.

Ia menyebut produktivitas padi di lokasi tersebut mencapai 11,4 ton per hektare. Capaian itu dinilai sangat luar biasa, terlebih panen berlangsung di tengah kondisi musim kemarau.

“Ini sawahnya saya panen sendiri tadi. Alhamdulillah, hasilnya 11 ton 400 kilogram per hektare. Luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga menyampaikan hasil panen dari lahan yang baru saja dipanen menggunakan combine harvester.

Dari lahan seluas 27 are, diperoleh hasil sekitar 2,85 ton gabah dengan nilai ekonomi mencapai lebih dari Rp22 juta.

“Yang tadi dipanen seluas 27 are, hasilnya 2 ton 850 kilogram. Nilai uangnya lebih dari Rp22 juta. Mantap, luar biasa,” ungkapnya.

Capaian tersebut menjadi gambaran besarnya potensi pertanian Sidrap sekaligus memperkuat optimisme pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi pertanian modern.

Syaharuddin juga memastikan program Indeks Pertanaman (IP) 300 akan disiapkan di wilayah Padangloang Alau. Dengan program tersebut, lahan pertanian diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan frekuensi tanam dalam setahun.

“Insyaallah nanti menanam Oktober-November. Benihnya akan diberikan tambahan support dari Bapak Menteri Pertanian untuk pertanian modern,” jelasnya.

Menurutnya, program IP 300 akan disiapkan untuk areal seluas 591 hektare di Padangloang Alau. Dukungan benih dan penerapan teknologi pertanian diharapkan mampu menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Sidrap terus bebenah untuk meningkatkan Omset hasil pertanian dibumi nene mallomo dengan terus menggenjot pertanian modern (UM)