Anggaran Terbatas, Wabup Mamuju Tengah: Usulan Musrenbang Wajib Berbasis Data, Bukan Sekadar Keinginan!
MAMUJU TENGAH PELOPORNEWS– Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah tetap tancap gas menyusun rencana pembangunan masa depan. Memasuki hari terakhir Musrenbang di Kecamatan Tobadak, Kamis (12/2/2026), Wakil Bupati Dr. H. Askary Anwar menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan kini tidak boleh lagi hanya berdasarkan “angan-angan”, melainkan harus berpijak pada data dan fakta lapangan.

Askary menekankan bahwa setiap aspirasi dari desa wajib selaras dengan 8 misi RPJMD untuk mewujudkan Mamuju Tengah sebagai daerah Agropolitan yang mandiri. Ia menginstruksikan agar program yang diusulkan selaras dengan visi ASTA KUAT, terutama yang memiliki dampak ekonomi luas bagi masyarakat.

“Kita butuh strategi perencanaan yang matang. Di tengah rasionalisasi anggaran yang dialami seluruh Pemda di Indonesia, usulan prioritas harus tepat sasaran. Harus berbasis data dan fakta agar anggaran yang ada benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tegas Askary di hadapan jajaran pimpinan DPRD dan tokoh masyarakat.
Laporan Satria





