Bencana Longsor Desa Leppangeng Sidrap ,Kades Terus Lakukan Kordinasi dengan Pihak PUPR dan BPBD Sidrap Percepat Penanganan
PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP – Bencana longsor yang terjadi didesa Leppangeng kecamatan Pitu riase Kabupaten Sidenreng Rappang akibat intesitas hujan yang cukup tinggi pada beberapa hari lalu membuat sejumlah titik jalan penghubung antar dusun putus sehingga berimbas terhadap aktivitas warga didusun tersebut menjadi lumpuh

Kepala Desa Leppangeng, Muh. Ilyas, yang dihubungi melalui telepon selulernya Selasa,31 September 2025.melaporkan data sementara terkait kejadian bencana tanah longsor yang melanda wilayahnya pada Jumat, 26 September 2025.
Berdasarkan laporan, tercatat 19 titik longsor dengan rincian:
- Dusun 1 Bola Petti, ruas Bola Petti – Leppangeng: 3 titik longsor (1 titik jalan terputus).
- Dusun 1 Bola Petti, ruas Bola Petti – Walawala: 10 titik longsor (1 titik jalan terputus).
- Dusun 3 Walawala: 6 titik longsor.
Selain menutup akses jalan, longsor juga merusak sejumlah infrastruktur: dan Membuat jaringan listrik terputus di tiga dusun yang mengakibatkan arus mati total sejak kejadian, diantaranya,Dusun 2 Leppangeng,dusun 4 Galung dan dusun 6 tosemang.
3 unit duekker: 1 rusak berat, 1 rusak sedang, dan 1 rusak ringan (berlokasi di Dusun 1 Bola Petti).
- Jaringan perpipaan air bersih: Pipa berdiameter 2 inci sepanjang 100 meter terbawa dan tertimbun material longsor.
- Material longsor menutup jalan dengan ketebalan antara 1 hingga 40 meter.
Dampak terparah dialami sejumlah dusun yang kini terisolasi akibat akses jalan terputus, yaitu:
- Dusun 3 Walawala: 86 KK (330 jiwa)
- Dusun 7 Lumpingan: 46 KK (116 jiwa)
- Dusun 5 Lengke: 72 KK (260 jiwa)
- Dusun 8 Rante Siwa: 34 KK (151 jiwa)
- Dusun 2 Leppangeng: 55 KK (184 jiwa)
- Dusun 4 Galung: 51 KK (206 jiwa)
- Dusun 6 Tosemang: 49 KK (167 jiwa)
Total warga yang terdampak isolasi sementara mencapai 393 KK atau 1.414 jiwa.
Muh. Ilyas, menyampaikan bahwa ia terus melakukan koordinasi dengan pihak PUPR Sidrap guna mempercepat penanganan. “Kami berharap bantuan perbaikan segera dilakukan agar warga yang terisolasi bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak PUPR dan BPBD Sidrap telah turun langsung ke lokasi, bahkan telah menurunkan alat berat berupa ekskavator untuk membuka akses jalan di titik-titik longsor tersebut.
“Kerusakan akibat longsor ini cukup Parah sehingga membutuhkan Penanganan serius, ujarnnya
Hingga laporan terakhir, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian ini.





