Februari 10, 2026

Bupati Syaharuddin Alrif Sukses Menggenjot Produksi Padi Sidrap Meningkat ,Capai 556 Ribu Ton GKG di 2025

Screenshot_20251106-123325

PELOPORNEWS.INFO, SIDRAP-– Peningkatan Hasil Produksi Padi Di kabupaten  Sidenreng Rappang meningkat Signifikan di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif, Capaian produksi padi hasil panen petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Total produksi gabah kering giling (GKG) menembus angka 556.362 ton, naik 108.506 ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2024 lalu, produksi padi di Bumi Nene Mallomo hanya mencapai 447.856 ton GKG. “Jika dikonversi ke beras, produksi padi tahun 2025 menghasilkan sebanyak 319.261 ton beras,” ungkap Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melalui pesan singkat di grup WhatsApp, Kamis (6/11/2025).

Sementara itu, produksi padi tahun 2024 setelah dikonversi hanya menghasilkan 256.996 ton beras. Artinya, terdapat kenaikan sekitar 62.265 ton pada tahun ini. “Alhamdulillah, ada peningkatan yang cukup besar. Semoga capaian ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun 2026 mendatang,” harap Syaharuddin.

Lebih lanjut, Bupati Syaharuddin menyebutkan bahwa dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidrap menempati urutan ketiga dalam peningkatan hasil produksi padi di Sulawesi Selatan tahun 2025.

“Posisi pertama ditempati Kabupaten Bone dengan kenaikan 168.530 ton GKG, kedua Wajo naik 161.691 ton GKG, ketiga Sidrap naik 108.506 ton GKG, dan keempat Pinrang naik 25.981 ton GKG,” terang Syaharuddin.

Capaian ini menunjukkan kontribusi besar sektor pertanian Sidrap terhadap ketahanan pangan dan ekonomi daerah, sekaligus menjadi bukti kerja keras para petani serta dukungan pemerintah daerah dalam mendorong produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Kedepan dengan  keseriusan,mendorong IP 300 diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap hasil produksi yang lebih besar lagi dengan luas lahan Pertanian Sidrap untuk sawah irigasi sebanyak 53 ribu hektare dan sekitar 16 ribu Hektar  lebih sawah tadah hujan,(umi)