Dari Tahun 2000 Hingga Periode 2018-2026,Baznas Sidrap Catat Perputaran Dana Infaq Berkisar 21,892 Milliar
PELOPORNEWS.SIDRAP — Kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengelola dan menyalurkan dana umat.
Dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, lembaga ini berhasil menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dengan nilai yang terus meningkat, sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Baznas Sidrap, Mustari saat di Desa Bulo Wattang, Rabu, 6 Mei 2026 menyampaikan sejak awal pengumpulan pada tahun 2000 hingga periode 2018–2026, total dana zakat yang terkumpul mencapai sekitar Rp21,892 miliar.
Sementara itu, dana infak dan sedekah turut menyumbang angka signifikan, sehingga total keseluruhan dana yang terhimpun mencapai Rp35,902 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp34 miliar telah dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk bantuan, menandakan tingginya tingkat penyaluran dan dampak sosial yang nyata.
Dana yang telah disalurkan mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan anak-anak sebesar Rp92 juta, hingga penyaluran infak mencapai Rp13 miliar.
Dengan angka tersebut, Baznas memastikan bahwa mayoritas dana yang dihimpun benar-benar kembali kepada masyarakat, meskipun masih terdapat saldo yang akan dimanfaatkan untuk program lanjutan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah pun terus dilakukan. Pihak Baznas mengungkapkan telah bertemu dengan bupati Sidrap untuk membahas pemanfaatan sisa dana, khususnya dalam mendukung tenaga sosial dan program kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, sisa dana tersebut dapat memberikan manfaat tambahan yang lebih luas,” ucapnya.
Memasuki tahun 2026, performa pengumpulan dana menunjukkan tren positif.
Dalam periode Januari hingga Maret saja, Baznas berhasil menghimpun Rp2,818 miliar dari target Rp8,9 miliar.
Kami optimis bisa mencapai target,” tandanya. (Um)




