Januari 17, 2026

Janji Pemerintah yang Tak Kunjung Terealisasi: Rumah Ibu Yunita Masih Bergerak di Atas Pondasi

Morut Pelopornews.info – Seorang warga Desa Tompira, Ibu Yunita, terpaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa rumah layak huni yang dijanjikan pemerintah belum juga selesai dibangun. Wanita berusia 50 tahun ini telah menunggu dengan sabar, namun kondisi rumahnya semakin memprihatinkan.

Menurut Ibu Yunita, pembangunan rumahnya hanya sampai pada tahap pondasi. Setelah itu, tak ada kelanjutan sama sekali. Sementara itu, atap seng yang seharusnya digunakan untuk membangun rumahnya diduga dimanfaatkan oleh oknum perangkat desa.

Kondisi rumah Ibu Yunita saat ini sangat memprihatinkan. Atap yang bocor membuatnya sulit bertahan saat hujan turun. Tak hanya itu, bagian tengah rumahnya nyaris roboh, sehingga membahayakan keselamatannya.

Program rumah layak huni seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Namun, kasus seperti yang dialami Ibu Yunita justru menunjukkan adanya indikasi ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan.

Penggunaan material bantuan untuk kepentingan lain tentu merupakan tindakan yang merugikan penerima manfaat. Jika benar atap seng yang seharusnya digunakan untuk membangun rumah Ibu Yunita dipakai oleh oknum perangkat desa, maka hal ini mencerminkan penyimpangan dalam pengelolaan program bantuan.

Warga Desa Tompira kini menunggu langkah dari pemerintah dan pihak berwenang untuk memastikan bahwa hak Ibu Yunita sebagai penerima bantuan tidak disia-siakan. Apakah keadilan akan berpihak padanya? Hal ini masih menjadi pertanyaan yang menunggu jawaban.  (*)