Januari 24, 2026

Kades Tana Toro Belum Respon,Soal Pembelian Loader, dan Truk Bekas Rp800 Juta

PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP – Abdullah Paba, Kepala Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, hingga kini belum memberikan tanggapan terkait pembelian loader dan truk bekas senilai Rp800 juta yang dilakukan pada tahun 2021.

Pengadaan ini, yang diklaim untuk mendukung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), memicu kritik tajam dari berbagai pihak.

Sejumlah warga menilai bahwa pembelian alat berat tersebut tidak relevan dengan kebutuhan desa.

Lebih lanjut, mereka mengungkapkan bahwa alat berat itu sebagian besar hanya terparkir tanpa digunakan, sehingga dianggap sebagai bentuk pemborosan anggaran desa.

Warga menyayangkan dana sebesar itu tidak dialokasikan untuk program yang lebih mendesak, seperti pembangunan infrastruktur atau pemberdayaan ekonomi.

“Uang Rp800 juta itu sangat besar. Kalau digunakan untuk hal lain yang lebih penting, tentu manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kades Tana Toro, Abdullah Paba tidak merespon ketika di konfirmasi terkait hal tersebut melalui telpon celuler.

Terpisah, Kepala Dinas Pemdes Sidrap, Abbas Aras membenarkan pembelian mobil tersebut.

“Betul. Memang ada pembelian mobil loader, 4×4 dan truk pada 2021 lalu. Itu diperuntukkan untuk BUMDES karena tidak boleh desa yang langsung beli,” singkatnya, Rabu 22 Januari 2025.

Di tengah kekecewaan masyarakat, sejumlah pihak mendesak agar aparat penegak hukum (APH) atau lembaga terkait segera mengaudit penggunaan anggaran tersebut.

Langkah ini dinilai penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, sekaligus memastikan bahwa pengeluaran tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Polemik ini menambah daftar panjang persoalan pengelolaan dana desa di berbagai daerah, khususnya yang terkait dengan BUMDes.

Banyak masyarakat berharap agar pemerintah dapat mengambil tindakan tegas untuk mencegah pemborosan anggaran serupa di masa mendatang. (UM)