Wujudkan RSUD Berkualitas dan Ramah Lingkungan, Mamuju Tengah Gelar Konsultasi Publik AMDAL
MAMUJU TENGAH PELOPORNEWS– Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup bersama pemrakarsa proyek, resmi menggelar Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat. Kegiatan berlangsung di Hotel Amaliah, Jalan Maccirinnai, Benteng Tobadak, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi terbuka antara pihak penyelenggara, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang berada di sekitar lokasi proyek. Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Setya Bero, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asmuni, Camat Tobadak Muh. Rusli Arif, perwakilan TNI/Polri, kepala desa, tokoh masyarakat, LSM lingkungan, pelaku UMKM, hingga perwakilan perempuan dan pemuda desa.
Pemrakarsa konsultasi publik, Subekti dari Bandung, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas aturan, melainkan upaya sungguh-sungguh menyerap aspirasi warga.
“Tujuan utama kami mendengar langsung harapan maupun kekhawatiran warga sekitar. Masukan yang diterima akan menjadi dasar menyempurnakan rencana guna meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, sekaligus memenuhi syarat hukum perizinan dan membangun hubungan yang setara dan saling percaya,” ujarnya.
Kadis Kesehatan Setya Bero menyampaikan kabar menggembirakan, bahwa RSUD Mamuju Tengah menjadi salah satu dari 60 RSUD se-Indonesia yang mendapat penugasan pengembangan menjadi Rumah Sakit Tipe C yang berlokasi di Benteng Tobadak.
Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Asmuni menambahkan, proses ini menjadi bukti legalitas dan keabsahan proyek yang dibangun di atas persetujuan bersama antara pemerintah, pemrakarsa, dan masyarakat terdampak.
“Dengan disahkannya AMDAL ini, pembangunan berjalan sesuai aturan, transparan, dan menjamin kelestarian lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dukungan penuh turut disampaikan Camat Tobadak Muh. Rusli Arif. Ia berharap keterbukaan ini membawa manfaat besar, tak hanya bagi kemajuan pelayanan kesehatan daerah, tetapi juga bagi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat setempat.




