April 20, 2026

Krisis Air di Bulo Timoreng Ancam Produktivitas Padi  

Sidrap Pelopornews – Petani di aliran irigasi Bulo Timoreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, menghadapi kendala serius akibat keterbatasan air untuk mengairi sawah mereka. Akibatnya, penanaman terlambat dan mengancam target panen tiga kali setahun.

 

“Kami hanya mengandalkan pompa air tanah berbahan bakar elpiji 3 kg yang sulit didapat,” keluh Ketua Kelompok Tani sekaligus Ketua Gapoktan, yang bersedia disebutkan namanya. Ketersediaan pupuk memang memadai, namun keterbatasan air menjadi kendala utama.

 

Dari ratusan hektar sawah yang terhampar luas, panen diperkirakan baru akan tiba pada Oktober 2025. Hal ini membuat target panen tiga kali setahun menjadi sulit tercapai. “Jadwal tanam dan umur padi memang memungkinkan panen tiga kali setahun, tetapi kendala air ini menghambat semuanya,” jelasnya.

 

Zainuddin, petugas pengatur air irigasi Bendungan Bulo Timoreng sejak 2022, mengungkapkan permasalahan ini disebabkan oleh kurang tertibnya sistem pengairan oleh para petani. Sistem pengairan bergilir, misalnya pada malam hari untuk satu hamparan sawah dan siang hari untuk hamparan lain, sulit diterapkan. ( Mansur Nanno )