April 17, 2026

MENGERIKAN! Cemburu Buta Picu Pembantaian, Korban Ditusuk Berkali-kali dengan Badik di Wajo

SGN_04_12_2026_1775973804687

WAJO PELOPORNEWS – Suasana damai di Desa Sappa, Kecamatan Belawa, berubah menjadi medan pertempuran yang mengerikan pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Sebuah kasus penganiayaan berat berujung maut terjadi setelah seorang pria nekat menikam korban hingga tewas di lokasi kejadian, didorong oleh rasa cemburu yang memuncak.

 

Korban yang diketahui berinisial IR (33), warga Malakke, Belawa, harus meregang nyawa setelah menerima sabetan dan tusukan berulang kali. Sementara pelaku, RA (33), warga Limporilau, Belawa, diketahui langsung menyerahkan diri ke Polsek Belawa sesaat setelah aksinya, seolah sadar akan dosa yang diperbuatnya.

 

Konfrontasi Panas, “Kenapa Kau Ganggu Istriku?”

 

Kapolsek Belawa, IPTU Awal Syahrani, membeberkan kronologi yang sangat menegangkan. Kejadian bermula ketika pelaku menghadang korban di lokasi kejangan. Dengan emosi yang meledak-ledak, pelaku langsung melontarkan tuduhan pedas.

 

“Kenapa sering kau ganggu istri saya?” bentak pelaku kepada korban, sebagaimana diungkapkan IPTU Awal Syahrani.

 

Korban sempat berusaha membela diri dan menyangkal tuduhan tersebut dengan menjawab, “Saya tidak pernah mengganggu istrimu.”

 

Namun, rasa curiga yang sudah menggunung membuat pelaku tak lagi bisa berpikir jernih. Dalam sekejap, amarah meledak. Pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan menghujamkan senjata mematikan itu berkali-kali ke tubuh korban.

 

Luka Menganga, Korban Tewas di Tempat

 

Akibat serangan ganas tersebut, korban mengalami luka-luka serius dan menganga di berbagai bagian tubuh. Nyawa korban tak dapat tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Hingga berita ini diturunkan, visual kejadian dan kondisi korban ramai dibagikan di grup-grup WhatsApp dan media sosial warga Belawa, meskipun konten tersebut cukup mengerikan untuk disaksikan. Warganet ramai berkomentar memprihatinkan tingginya emosi yang berujung hilangnya nyawa demi masalah asmara.

 

Pelaku Akui Cemburu, Langsung Menyerahkan Diri

 

Dari hasil interogasi pihak kepolisian, pelaku dengan terbuka mengakui perbuatannya. Ia menegaskan bahwa motif pembunuhan ini murni didasari oleh rasa cemburu buta dan dugaan bahwa korban telah memiliki hubungan khusus dengan istrinya.

 

Saat ini, pelaku sudah diamankan di kantor Polsek Belawa untuk menjalani proses hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi peringatan keras bahayanya emosi yang tidak terkontrol yang berakhir tragis bagi dua keluarga besar.