Januari 24, 2026

Pengaruh Penambahan Udang Rebon Kering pada Pembuatan Serundeng Ampas Tahu

IMG-20250917-WA0037

PELOPORNEWS.INFO,SIDRAP – Rabiah, mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, telah melaksanakan seminar hasil penelitian pada Senin, 25 Agustus 2025. Penelitian yang diusung berjudul “Pengaruh Penambahan Udang Rebon Kering pada Pembuatan Serundeng Ampas Tahu.”

Seminar hasil ini diuji oleh tim penguji yang terdiri dari Salfiana, S.TP., M.Si selaku Ketua Penguji, Muhanniah, S.TP., M.P sebagai Sekretaris, serta para pembimbing, yakni Hj. Andi Nurwidah, S.Si., M.Pd. dan Astrina Nur Inayah, S.TP., M.Si. Adapun Rukmelia, S.TP., M.Si. bertindak sebagai anggota penguji.

Dalam pemaparannya, peneliti menegaskan bahwa serundeng tidak hanya dikenal sebagai lauk pelengkap makanan, tetapi juga memiliki potensi sebagai camilan bergizi apabila dikembangkan dengan tambahan bahan yang tepat. Inovasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah penambahan udang rebon kering pada serundeng berbahan dasar ampas tahu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan udang rebon kering berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein serundeng.u Selain meningkatkan kandungan protein, udang rebon juga memberikan cita rasa gurih alami, sehingga menghasilkan serundeng ampas tahu yang lebih berkualitas dan disukai konsumen.

“Penambahan udang rebon kering terbukti mampu meningkatkan nilai gizi sekaligus memperkuat karakter rasa serundeng ampas tahu. Hal ini membuka peluang besar untuk pengembangan produk pangan berbasis limbah ampas tahu yang bernilai jual lebih tinggi,” jelas Rabiah dalam paparannya.

Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan bahan lokal seperti ampas tahu dan udang rebon kering tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mampu menghadirkan produk pangan fungsional yang sehat, lezat, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.