Mahasiswa THP UMS Rappang Pelajari Uji Kadar Protein Produk Serundeng Ampas Tahu di UNHAS
PELOPORNEWS.INFO, MAKASSAR –Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melakukan kegiatan magang di Laboratorium Kimia Pakan Peternakan Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Kegiatan magang ini bertujuan untuk mempelajari analisa laboratorium tentang suatu produk. Salah satunya melakukan teknologi uji kadar protein pada produk serundeng ampas tahu yang diteliti oleh mahasiswa THP UMS Rappang Angkatan 2021 (Rabiah).
Serundeng ampas tahu adalah salah satu produk olahan yang dibuat dari ampas tahu dan memiliki kandungan protein yang tinggi.

Dalam kegiatan magang ini, mahasiswa THP UMS Rappang diberikan kesempatan untuk mempelajari teknologi uji kadar protein menggunakan metode Kjeldahl. Metode Kjeldahl adalah salah satu metode yang umum digunakan untuk menguji kadar protein pada sampel makanan.
Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknologi uji kadar protein pada produk serundeng ampas tahu. “Kegiatan magang ini sangat bermanfaat bagi saya karena saya dapat mempelajari teknologi uji kadar protein yang lebih akurat dan efektif,” kata Nur Eviyana, salah satu mahasiswa THP UMS Rappang yang mengikuti kegiatan magang ini.
“Dengan mempelajari teknologi uji kadar protein, saya dapat meningkatkan kemampuan saya dalam mengembangkan produk olahan yang berkualitas”
Uji kadar protein sampel serundeng :
1. Sampel ditimbang 0,5 gram
2. Sampel di tambahkan selenium 1gram dan 20ml H2SO4 pekat.
3. Destruksi sampai lemari asam sampai jernih.
4. Sampel yang telah didestruksi dimasukkan kedalam labu ukur.
5. Himpitkan sampai tanda garis labu suling.
6. Kocok hingga homogen.
7. Labu Elenmeyer dan labu penampung disiapkan.
8. Pada labu Elenmeyer masukkan 4 tetes indikator dan 10ml H3BO3.
9. Sementara itu, labu penampung ditambahkan 10ml air suling, NaOH dan 2ml sampel.
10. Kedua labu tersebut dimasukkan kedalam alat destilasi/penyulingan.
11. Sebagai proses terakhir titrasi sampel yang telah didestilasi dilakukan dengan penambahan H2SO4 sampai berubah warna hingga kecoklatan.
Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Andi Nurwidah, S.Si., M.Pd mengatakan bahwa kegiatan magang ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa dalam bidang teknologi hasil pertanian. ” magang ini dapat membantu mahasiswa memahami teknologi uji kadar protein yang lebih akurat dan efektif, serta dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan produk olahan yang berkualitas,” kata Andi Nurwidah.
Dalam kesempatan magang ini, mahasiswa THP UMS Rappang juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa UNHAS, serta dapat memperluas jaringan dan pengetahuan dalam bidang teknologi hasil pertanian.
Ramdan Darwin Mahasiswa UMS Rappang yang juga berkesempatan Magang di Unhas Makassar Menuturkan,
“Kegiatan magang ini sangat bermanfaat bagi saya karena saya dapat mempelajari teknologi uji kadar protein yang lebih akurat dan efektif, serta dapat meningkatkan kemampuan saya dalam mengembangkan produk olahan yang berkualitas,
” ini dapat menjadi salah satu langkah awal untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan saya dalam bidang teknologi hasil pertanian.”ujarnya
Dengan adanya magang ini, diharapkan mahasiswa THP UMS Rappang dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam bidang teknologi hasil pertanian, serta dapat menciptakan produk olahan yang berkualitas dan memiliki nilai tambah.(Um)



