Suasana HUT RI ke-81 di Soppeng Ternoda! Lomba Tradisional Massallo Berujung Ricuh, Antara Sekretariat Daerah dan Pengadilan Negeri Saling Adu Jotos
SOPPENG PELOPORNEWS— Semangat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Soppeng justru berubah menjadi pemandangan yang memprihatinkan. Lomba permainan tradisional khas Bugis, Massallo, yang digelar di Lapangan Gapis, Watansoppeng, Rabu pagi (12/8/2026), berakhir ricuh.

Berdasarkan video dan foto yang beredar di tengah masyarakat, terlihat jelas sejumlah peserta saling berdesak-desakan, saling dorong, hingga terlibat adu jotos di tengah lapangan. Yang menjadi sorotan tajam: pihak yang terlibat perselisihan justru adalah perwakilan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng dan Pengadilan Negeri Watansoppeng — dua unsur yang seharusnya menjadi teladan ketertiban dan penegakan hukum di hadapan publik.
Lomba Massallo sendiri sejatinya digelar sebagai sarana kebersamaan dan hiburan, untuk mengeratkan persaudaraan di peringatan hari kemerdekaan. Namun semangat kompetisi yang tak terkendali diduga memicu ketegangan yang berujung pada pertengkaran fisik.
Menyaksikan peristiwa tersebut, Ketua Umum LSM Sidik Kabupaten Soppeng, Mahmud, menyampaikan keprihatinan yang mendalam.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Mereka adalah pihak yang justru seharusnya memberi contoh teladan di muka umum, karena sangat paham hukum dan aturan,” tegas Mahmud.
Ia pun berharap semangat kemerdekaan tidak ternodai oleh perselisihan yang sejatinya tak perlu terjadi.
“Momen ini kita tujukan untuk memeriahkan HUT RI ke-81, sekadar hiburan semata, bukan ajang pertengkaran. Negara kita sudah merdeka — semestinya kita bersatu, bukan saling beradu,” tutupnya dengan nada prihatin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan baik dari pihak Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng maupun Pengadilan Negeri Watansoppeng terkait penyebab dan penanganan insiden tersebut.





