Warga Dusun Baramming Desa Mojong, Sidrap, Bangun Sekolah Jarak Jauh dan Sekolah Rakyat Demi Pendidikan Lanjutan
Laporan Arwandhy ( Reporter Pelopornews )
Editor : Mustafa Hanafi
Sidrap Pelopornews – Dusun Baramming, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mengalami perubahan yang signifikan berkat semangat gotong royong warganya. Rabu, 25 Juni 2025, warga Dusun Baramming menunjukkan komitmen mereka terhadap pendidikan dengan melaksanakan kerja bakti selama empat jam (pukul 08.00-11.30 WITA) untuk membangun Sekolah Jarak Jauh dan Sekolah Rakyat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mojong, Bapak Budi Gawa, bersama perangkat desa dan para kepala dusun beserta para guru kepala sekolah dan korwil UPT watang Sidenreng yang ada di wilayah Kecamatang Watang Sidenreng
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kerja bakti ini merepresentasikan tekad kuat masyarakat Desa Mojong untuk mengatasi permasalahan pendidikan, khususnya bagi mereka yang putus sekolah. Banyak warga Desa Mojong yang terpaksa berhenti sekolah karena berbagai kendala ekonomi dan sosial. Kehadiran Sekolah Jarak Jauh dan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan, namun terhalang oleh keterbatasan akses dan kesempatan.
Bapak Budi Gawa, Kepala Desa Mojong, mengungkapkan harapannya agar sekolah ini menjadi pusat pembelajaran yang berkualitas dan inklusif. “Semoga sekolah ini nantinya dapat menjadi sarana pendidikan yang baik bagi masyarakat Desa Mojong, khususnya bagi warga yang ingin mendapatkan pendidikan lanjutan,” ujarnya penuh harap. Beliau menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai jembatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Keberhasilan pembangunan sekolah ini bukan hanya berkat kerja keras warga, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan. Inisiatif ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri melalui akses pendidikan yang lebih baik. Semoga semangat ini menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Sidrap dan seluruh Indonesia untuk terus berjuang demi terwujudnya pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)





