Februari 15, 2026

Wisma Grand Dua Pitue Buka kembali,menerapkan Aturan Ketat, untuk Tingkatkan Pelayanan dan kenyamanan.

IMG-20250909-WA0007(1)

Sidrap, Pelopornews– Pasca-tragedi pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu, Wisma Grand Dua Pitue di Sidrap kini berbenah diri dengan menerapkan aturan penginapan yang lebih ketat. Wisma ini telah kembali beroperasi dengan aturan dan manajemen baru. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memulihkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap wisma tersebut.

 

Qayyum, pemilik Wisma Grand Dua Pitue, menjelaskan bahwa setiap pengunjung kini diwajibkan untuk memperlihatkan identitas diri. Selain itu, calon penginap diharapkan untuk terbuka mengenai status mereka, apakah menginap sendiri atau bersama teman/pasangan.

 

“Kami sangat menghargai setiap pengunjung yang bersedia terbuka dan memperlihatkan KTP-nya,” ujar Qayyum melalui sambungan telepon.

 

Qayyum juga menegaskan bahwa wisma telah disterilkan dan aman bagi para pengunjung. Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas untuk menginap di Wisma Grand Dua Pitue.

 

“Kejadian kemarin merupakan musibah bagi kami, namun juga menjadi pelajaran berharga. Kami telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung,” tambahnya.

 

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, Wisma Grand Dua Pitue telah memanggil seorang ustadz ternama di Sidrap (yang identitasnya tidak dipublikasikan) untuk memimpin doa dan pembacaan Yasin setelah diizinkan kembali beroperasi. Selain itu, wisma juga lebih fokus pada pelatihan staf dan peningkatan fasilitas. Qayyum menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menolerir segala bentuk kegiatan yang mencurigakan, terutama praktik asusila seperti perempuan yang menjadikan wisma sebagai tempat untuk mencari uang atau “Open BO”.

 

“Percayalah, wisma kami akan beroperasi sesuai dengan harapan. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengunjung, serta menjaga norma-norma yang berlaku di masyarakat,” pungkas Qayyum.

Laporan. OCHA Eartawa