April 21, 2026

Diduga Terpeleset di Saluran Irigasi Warga Baranti di Temukan Tim SAR Dalam Keadaan Meninggal

IMG-20251021-WA0076

PELOPOR.NEWS.INFO,SIDRAP — Setelah sempat dilaporkan hilang, warga Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, bernama Sudirman (45) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Hari (21/10/2025). Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal ia diduga terpeleset dan jatuh di saluran irigasi Baranti.

Penemuan jenazah dilakukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 00.15 WITA setelah melakukan penyisiran sepanjang saluran irigasi.

Proses pencarian dipimpin langsung oleh Danops Basarnas Parepare, A. Salim.

“Alhamdulillah setelah kita lakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga tempat korban jatuh, sekitar 200 meter dari titik awal, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar A. Salim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Arifin Nu’Mang Sidrap untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, korban Sudirman, warga Jalan Pengairan, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, dilaporkan hilang sejak Senin dini hari (20/10/2025). Ia diketahui sehari-harinya bekerja sebagai penggembala bebek dan kerap melintasi jembatan kayu di atas saluran irigasi induk Baranti menuju lokasi kandang ternaknya.

Sekitar pukul 00.30 WITA, Sudirman masih terlihat oleh warga sedang melintas di jembatan tersebut. Namun hingga pagi hari, ia tidak kembali ke rumah. Pihak keluarga pun mulai melakukan pencarian.

Sekitar pukul 15.30 WITA, warga menemukan sepeda motor milik korban di bawah jembatan kayu, namun korban sendiri tidak ditemukan di lokasi.

“Motornya ditemukan di dasar saluran irigasi, tapi korban tidak ada. Kami menduga ia terpeleset saat menyeberang di jembatan itu,” ungkap seorang warga setempat.

Setelah laporan diterima, BPBD Sidrap bersama Basarnas, Polsek Baranti, dan warga setempat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran irigasi.

“Benar, korban atas nama Sudirman (45), penggembala bebek. Kami bersama tim gabungan terus melakukan pencarian hingga malam hari,” kata Suardi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sidrap.

Proses pencarian sempat terkendala kondisi saluran yang berlumpur dan arus yang cukup deras. Namun berkat koordinasi semua pihak, korban akhirnya ditemukan menjelang dini hari.

BPBD Sidrap juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jembatan kayu, khususnya pada malam hari. Kondisi jembatan yang licin dan minim penerangan disebut menjadi faktor risiko utama dalam kejadian ini.