Ketua Komisi II DPRD Polman Peduli Keluhan Warga,Pantau SPBU Tinambung Hampir Tiap Malam Bersama Aparat
Polman Pelopornews– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman)Amir,S,Pd menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keluhan luas yang disampaikan warga terkait panjangnya antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah titik pelayanan. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah turun langsung ke lapangan hampir setiap malam guna mengawasi dan memantau pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Tinambung dengan beriringan dengan aparat keamanan setempat.
Keluhan warga yang terus masuk menyebutkan bahwa antrean kendaraan seringkali mengular cukup panjang, memakan waktu lama, bahkan terkadang terjadi ketidakpastian ketersediaan pasokan, sehingga sangat merugikan pengusaha angkutan, pelaku usaha kecil, maupun warga biasa yang membutuhkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.
Atas keluhan warga tersebut,Ketua Komisi II,Fraksi Nasdem,Amir,S,PD berinisiatif dan termotivasi untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat(RDP),bahkan sebelum digelar RDP,Amir menelpon Ketua DPRD Polman,Fahry Fadly,ia menyampaikan,bahwa keluhan Warga terkait antrean panjang BBM Perlu di RDPekan dengan melibatkan instansi terkait,para pemilik SPBU dan TNI-Polri.
“Atas inisiatipnya sehingga RDP dilaksanakan pada Selasa pagi(9/9/2026),dan Selasa malam terbitlah surat edaran Bupati terkait pembatasan pembelian BBM diseluruh SPBU di Polman”,Ujar Amir ketika dikonfirmasi,Jum’at(11/9)
Surat edaran Bupati tersebut,sejumlah pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat berharap dan meminta kepada Bupati Polman agar surat edaran yang dikeluarkan sedapat mungkin direvisi ulang,karena kami pengguna kendaraan roda 4 yang melakukan perjalanan jauh dengan hanya menggunakan BBM senilai Rp.200.000 dan Rp.250.000 itu tidak cukup.Begitu pula yang disampaikan sejumlah supir kendaraan roda 6 dan 8 yang sering mondar mandir ke Sekka-sekka memuat material batu dan tanah tinbunan yang hanya bisa membeli BBM Rp.300.000,itu tidak cukup digunakan.Hal yang sama juga disampaikan pengguna kendaraan roda dua yang mata pencaharian nya didaerah pegunungan,seperti di Kecamatan Tutar dengan hanya bisa membeli BBM senilai Rp..35.000 itu tidak cukup karena besok subuhnya kami harus berangkat lagi sedangkan SPBU belum terbuka.Keluhan dan harapan tersebut disampaikan di SPBU Tinambung.
“Atas keluhan tersebut,Ketua Komisi II DPRD Polman fraksi Nasdem,Amir langsung turun lapangan untuk memberikan penjelasan kepada pengendara sepeda motor dan mobil terkait surat edaran Bupati.setelah diberikan penjelasan mereka langsung memahami dan pelayanan di SPBU Tinambung baru bisa aman dan tertib”,ungkap Amir.(Sr)





