Kolaborasi Pemda Mamuju Tengah dan TVRI Sulbar: Lahan Strategis Dihibahkan untuk Perluasan Siaran Digital di Daerah Blank Spot
Pelopornews
Mamuju Tengah, 6 Maret 2026 – Langkah besar dalam pengembangan infrastruktur penyiaran digital di Kabupaten Mamuju Tengah resmi diambil. Lembaga Penyiaran Publik TVRI, bersama Pemerintah Daerah setempat, memulai upaya perluasan jangkauan siaran hingga ke daerah blank spot melalui pembangunan tower stasiun transmisi.

Kegiatan peninjauan lokasi persiapan pembangunan tower tersebut berlangsung pada Jumat (6/3/2026) dan dihadiri oleh Bupati Mamuju Tengah, Kepala TVRI Sulawesi Barat (Sulbar), Kepala Dinas PerKimTan, Kepala Dinas PUPR, Camat Topoyo, serta Kabid Perumahan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen kuat kedua pihak dalam mewujudkan akses informasi yang merata bagi seluruh masyarakat.
Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Mamuju Tengah, Sirajuddin, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan Kepala TVRI Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas dan jangkauan siaran TVRI ke pelosok daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk mempromosikan potensi daerah yang ada.
“Tanah hibah untuk transmisi TVRI merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemda dan LPP TVRI dalam upaya memperluas jangkauan siaran digital, khususnya di daerah blank spot,” ujar Sirajuddin saat ditemui di sekretariat IJS Mamuju Tengah, Kompleks Pasar Topoyo.
Sirajuddin juga menjelaskan bahwa proses ini tidak berjalan begitu saja. Sebelumnya, TVRI Provinsi Sulawesi Barat telah mengajukan permohonan hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Setelah peninjauan lokasi yang dilakukan hari ini, langkah selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses sertifikasi tanah untuk memastikan legalitas dan kelancaran pembangunan.
“Pembangunan infrastruktur transmisi digital yang lebih efisien dan meluas dipastikan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami juga bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena TVRI bisa terus eksis dan memberikan kontribusi di Mamuju Tengah,” tutup Sirajuddin dengan penuh harap.
Dengan adanya pembangunan tower transmisi ini, diharapkan masyarakat di daerah blank spot Mamuju Tengah soon dapat menikmati siaran TVRI dengan kualitas yang lebih baik, serta mendapatkan akses informasi yang luas dan terkini, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke lebih banyak orang.





