April 21, 2026

Luhut Pasang Badan, Ingatkan Menkeu Purbaya Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis  

2025100414594399

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"191eeaf0f02a44f4a8b8c6b2883a3bb9","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta Pelopornews– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menegaskan komitmennya untuk memantau secara ketat penyerapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir Oktober 2025. Bahkan, Purbaya mengisyaratkan akan mengurangi jatah dana jika penyerapan anggaran tidak optimal.

 

Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat respons keras dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut memperingatkan Menkeu Purbaya untuk tidak “mengotak-atik” anggaran program yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

 

“Anggaran MBG itu sudah terserap dengan baik, Menkeu tidak perlu khawatir,” tegas Luhut, dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan banyak pihak.

 

Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program ambisius yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Program ini menyasar siswa sekolah dari tingkat SD hingga SMA, pesantren, serta ibu hamil. Dengan memberikan asupan makanan bergizi, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Program ini direncanakan mulai berjalan di seluruh Indonesia pada tahun 2025.

 

Luhut menambahkan, program MBG bukan hanya sekadar memberikan makanan gratis, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa. “Jangan sampai hanya karena masalah teknis penyerapan anggaran, program ini jadi terhambat,” ujarnya.

 

Reaksi Luhut ini menunjukkan betapa pentingnya program MBG bagi pemerintahan saat ini. Sebagai program unggulan Presiden Prabowo, MBG diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk masalah gizi buruk yang masih menghantui sebagian wilayah Indonesia.

 

Saat ini, pemerintah sedang fokus mempersiapkan infrastruktur dan mekanisme pelaksanaan program MBG. Koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait terus dilakukan untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran.