Februari 14, 2026

Musyawarah Tudang Sipulung (MTS) Sidrap 2025: Menuju Swasembada Pangan di Tepi Danau Sidenreng

Sidrap Pelopornews – Sulawesi Selatan menyaksikan sejarah baru dalam Musyawarah Tudang Sipulung (MTS) Terpadu Kabupaten Sidrap tahun 2025. Bukan di gedung aula seperti biasanya, pertemuan penting ini digelar dengan latar belakang yang spektakuler: Danau Sidenreng yang indah. Pemilihan lokasi ini sarat makna, mengingat sejarah Sidenreng Rappang yang berawal dari legenda “sidenreng renreng” di danau tersebut. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menjadikan momen ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan visi Sidrap yang lebih maju dan sejahtera.

Tema besar MTS 2025, “Meningkatkan Produktivitas dan Produksi Komoditas Pertanian Unggulan,” menunjukkan komitmen nyata untuk mendukung swasembada pangan nasional. Target ambisius pun dicanangkan: peningkatan produksi gabah kering menjadi lebih dari 1 juta ton melalui penerapan sistem IP 300 (tanam tiga kali setahun). Angka ini merupakan lompatan signifikan dari produksi tahun 2024 yang hanya mencapai 440 ribu ton.

Kehadiran Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan RI, Prof. Dr. Fadjry Djufry, menunjukkan dukungan penuh pemerintah pusat. Prof. Fadjry bahkan menyebut Sidrap sebagai “tempat belajar” bagi daerah lain dalam hal pertanian, dan menganggap potensi penerapan sistem IP 300 secara serentak di seluruh wilayah Sidrap sebagai sebuah terobosan nasional yang belum pernah ada sebelumnya. Beliau optimis dan telah melaporkan upaya Sidrap kepada Menteri Pertanian, bahkan mengharapkan kunjungan Presiden RI ke Sidrap jika program ini berhasil.

Acara MTS 2025 meriah dan inspiratif, diisi dengan pembacaan rumusan MTS, penghargaan bagi para petani dan penyuluh berprestasi, pembagian alat pertanian, diskusi, dan pengundian hadiah. Kehadiran Guru Besar Fakultas Pertanian Unhas, pejabat Pemprov Sulsel, Forkopimda Sidrap, dan berbagai pihak lainnya menunjukkan keseriusan dan dukungan luas terhadap program ambisius ini. Musyawarah ini bukan hanya sebuah pertemuan, tetapi sebuah komitmen bersama untuk membangun Sidrap yang lebih maju dan berdaya saing di bidang pertanian.(MsH)