April 20, 2026

ODGJ Berulah Meresahkan Warga dan  Mengancam Karyawan Kantor BRI dan IndoMart di Baranti

PELOPORNEWS.BARANTI — Sidrap (23 April 2025) – Ketakutan menyelimuti warga Baranti, Kabupaten Sidrap, setelah seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meneror karyawan BRI Unit Baranti dan Indomaret. ODGJ tersebut mengancam karyawan dan meminta uang. Kejadian ini menambah keresahan masyarakat, mengingat baru-baru ini terjadi penikaman yang dilakukan ODGJ lain terhadap imam Masjid Nurul Huda.

Pelaku penikaman telah dirujuk ke rumah sakit jiwa di Makassar. Namun, keberadaan ODGJ yang masih berkeliaran di Baranti menimbulkan kekhawatiran akan ancaman serupa. “Kami sangat takut. Mereka kerap melakukan pemerasan dan ancaman,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan keresahan yang dirasakan banyak warga.

Kapolsek Baranti, AKP Zakaria, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menemui orang tua ODGJ, LK, dan meminta agar segera dibawa ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan. AKP Zakaria juga menekankan pentingnya kerjasama antara Kepala Desa, Puskesmas, Dinas terkait, dan Polsek Baranti untuk menangani permasalahan ini secara efektif. Ia menambahkan bahwa Dinas Sosial dan Satpol PP juga perlu berperan aktif dalam menangani ODGJ yang berada di jalanan.

Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya penanganan ODGJ terlantar di Indonesia. Meskipun terdapat regulasi seperti UU Kesehatan Jiwa No. 18 Tahun 2014, Permensos 12 Tahun 2018, dan Permenkes No. 54 Tahun 2017, implementasinya masih menghadapi kendala birokrasi. Persyaratan administrasi yang rumit seringkali menghambat proses rujukan ke rumah sakit jiwa.

Warga Baranti berharap pihak berwajib meningkatkan patroli dan pengawasan untuk menciptakan rasa aman. Langkah preventif dan koordinasi antar instansi sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Perlindungan dan penanganan yang tepat bagi ODGJ merupakan kunci utama untuk mencegah aksi kekerasan dan menjaga keamanan masyarakat Baranti. Jika penanganan ODGJ terlantar tidak segera diatasi, dikhawatirkan masyarakat akan mengambil tindakan sendiri.