Pemkab Mamuju Tengah Serahkan Rancangan APBD Pokok Tahun 2027 ke DPRD, Total Belanja Direncanakan Rp590,40 Miliar

Mamuju Tengah – Pelopornews – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah secara resmi menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok Tahun Anggaran 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Jumat (6/11).
Penyerahan dilakukan oleh Mahyuddin, S.Ag., M.Pd., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju Tengah selaku perwakilan Pemerintah Daerah. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Hamka, S.Pd.I., Wakil Ketua II DPRD Sulmi, anggota DPRD dari berbagai fraksi, Asisten II Sekretariat Daerah Aslamsyah, S.Ip., M.Si., serta seluruh Kepala SKPD lingkup Pemkab Mamuju Tengah.

Dalam sambutan yang disampaikan Mahyuddin, penyerahan RAPBD ini menjadi tahap strategis yang menandakan dimulainya pembahasan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD guna menetapkan arah kebijakan pembangunan tahun depan.
“Rancangan yang kami serahkan ini masih memerlukan pembahasan mendalam. Kami terbuka menerima masukan, saran serta rekomendasi dari seluruh anggota dewan agar dokumen ini semakin sempurna,” ujar Mahyuddin.
Struktur Anggaran Tahun 2027
Berdasarkan data yang disampaikan, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp584,40 Miliar, yang terdiri atas:
– Pendapatan Asli Daerah: Rp72,48 Miliar
– Pendapatan Transfer: Rp503,26 Miliar
– Lain‑lain Pendapatan Daerah yang Sah: Rp8,66 Miliar
Sedangkan total Belanja Daerah direncanakan mencapai Rp590,40 Miliar, dengan rincian:
– Belanja Operasi: Rp463,83 Miliar
– Belanja Modal: Rp64,27 Miliar
– Belanja Tidak Terduga: Rp1,50 Miliar
– Belanja Transfer: Rp60,80 Miliar
Terjadi defisit anggaran sebesar Rp6,00 Miliar, yang rencananya akan dibiayai melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
Mahyuddin menekankan bahwa kondisi fiskal Mamuju Tengah masih menghadapi keterbatasan kemampuan keuangan daerah, sehingga efisiensi pengelolaan anggaran menjadi keharusan.

“Kita harus cermat menentukan prioritas belanja, memastikan setiap rupiah anggaran benar‑benar bermanfaat bagi masyarakat, dikelola secara efektif, efisien dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat
Meski berada dalam keterbatasan fiskal, Pemkab Mamuju Tengah berkomitmen tetap memenuhi kebutuhan dasar dan peningkatan pelayanan publik, menjaga keberlangsungan program prioritas daerah, serta menyelaraskan arah pembangunan dengan prioritas nasional dan Provinsi Sulawesi Barat.
Pemerintah Daerah juga menyatakan kesiapan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut pada tingkat komisi DPRD sesuai bidang masing‑masing, agar pembahasan berjalan konstruktif, objektif, tepat waktu, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat Mamuju Tengah.
“Semoga sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD tetap terjaga demi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Mamuju Tengah,” harap Mahyuddin.





