PERAYAAN NATAL 2025 DI SOPPENG BERLANGSUNG DAMAI, DUKUNG SINERGI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT
Laporan : Agus Wartawan Media Pelopornews Soppenv
Soppeng, Pelopornews – Perayaan Natal tahun 2025 yang jatuh pada hari Kamis (25/12) berlangsung aman dan penuh toleransi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah bersama Polres Soppeng serta elemen masyarakat melakukan pemantauan intensif di beberapa gereja utama, termasuk Gereja Kristen Sulawesi Selatan (GKSS) Imanuel Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata.

OPERASI LILIN 2025 DILAKSANAKAN SEJAK 20 DESEMBER
Untuk antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat akibat libur panjang Nataru (termasuk cuti bersama pada 26/12), pemerintah telah meluncurkan Operasi Lilin 2025 sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Program ini yang berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/854/XII/PAM.3/2025 dari Polres Soppeng fokus pada pengamanan lalu lintas, pencegahan gangguan keamanan, dan kelancaran ibadah.
Sebelum hari H, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng bersama Forkopimda, TNI, dan Polri telah meninjau posko pengamanan di wilayah Marioriwawo dan Lilirilau pada 20 Desember, serta beberapa titik strategis lainnya untuk memastikan koordinasi optimal.

PERAYAAN DENGAN TEMA “ALLAH HADIR UNTUK MENYELAMATKAN KELUARGA”
Di GKSS Imanuel, ibadah Natal dengan tema tersebut berjalan khidmat, didukung oleh kehadiran unsur pemerintah dan Kementerian Agama. Personel Polri juga siap siaga di sekitar gereja, termasuk yang telah dilakukan di GKSS Jemaat Sisaromase Pacongkang pada 5 Desember sebagai bentuk antisipasi awal.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama. Sebelumnya, ia telah melakukan silaturahmi dan peninjauan ke berbagai gereja pada 13 Desember untuk memastikan umat Kristiani merayakan dengan aman. Patroli juga telah berjalan di Pos Pam Cabenge, Kelurahan Pajalesang, Lilirilau, mulai pukul 08.00 WITA sejak 20 Desember.
TIDAK ADA LAPORAN GANGGUAN SIGNIFIKAN
Meskipun ada potensi kerumunan akibat libur panjang, situasi umum tetap aman dan terkontrol. Tidak ada laporan gangguan signifikan, dengan masyarakat juga diminta untuk terus menjaga ketertiban dan toleransi. Kabupaten Soppeng yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan demokratis melalui lontara, terus memperkuat persaudaraan antarwarga melalui upaya kolaboratif seperti ini. (*)





