Pesona Sejuk Banato Rejo: Primadona Baru Wisata Keluarga di Tapango yang Menanti Sentuhan Pemerintah
POLMAN PELOPORNEWS– Bagi warga Kabupaten Polewali Mandar yang mencari pelarian dari penatnya rutinitas, Desa Banatorejo di Kecamatan Tapango kini menawarkan oase kesegaran yang memikat. Kolam Renang Banato Rejo, sebuah destinasi rekreasi yang memadukan kesejukan alam dengan suasana asri, kini menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal, terutama di akhir pekan.

Sejak dirintis pada tahun 2023, objek wisata ini terus menunjukkan tren positif. Setiap hari Minggu, area kolam hampir tidak pernah sepi dari tawa anak-anak dan keluarga yang menikmati jernihnya air di tengah pemandangan desa yang indah. Keasrian lingkungannya menjadikan Banato Rejo sebagai pilihan tepat untuk quality time tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Namun, di balik popularitasnya yang kian menanjak, terselip harapan besar untuk pengembangan fasilitas yang lebih mumpuni. Salah seorang pengunjung mengungkapkan bahwa potensi Banato Rejo sangat besar untuk menjadi ikon wisata unggulan di Polman.
“Tempat ini sangat layak dikembangkan. Kami berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait bisa memberikan perhatian dan bantuan infrastruktur agar kolam ini semakin nyaman dan jadi idola di Polman,” ujarnya.

Peluang Dukungan Pemerintah Polman
Harapan masyarakat ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mendorong sektor pariwisata berbasis desa. Di Polman, terdapat peluang bantuan pengembangan melalui:
1. Dana Desa & BUMDes: Pemerintah daerah terus mendorong desa untuk mengelola potensi wisata melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bantuan modal atau pendampingan manajemen seringkali dikucurkan bagi desa yang mampu menunjukkan inovasi wisata seperti di Banatorejo.
2. Program Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar): Pemerintah Kabupaten Polman secara rutin melakukan pendataan terhadap objek wisata potensial untuk mendapatkan bantuan fasilitas umum, seperti akses jalan, gazebo, atau perbaikan sarana sanitasi guna meningkatkan standar layanan wisata.
3. Penguatan Ekonomi Kreatif: Dengan berkembangnya Banato Rejo, pemerintah juga membuka peluang bagi warga sekitar untuk mendapatkan pelatihan UMKM, sehingga sektor wisata ini tidak hanya menjadi tempat berenang, tapi juga pusat pertumbuhan ekonomi warga lokal.

Jika dikelola dengan sinergi yang baik antara pihak desa dan Pemerintah Daerah, Kolam Renang Banato Rejo bukan tidak mungkin akan bertransformasi dari sekadar kolam desa menjadi destinasi wisata kelas kabupaten yang membanggakan bagi warga Tapango.
Laporan Ms.Hanafi





