Prodi Adminkes Fakultas Ilmu Kesehatan UMS Rappang,Gelar Pembekalan dan Pelepasan PBL II Mahasiswa Semester 4
PELOPORNEWS.INFO, SIDRAP –Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Praktik Belajar Lapangan (PBL) II bagi mahasiswa semester 4 pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan dihadiri oleh Wakil Rektor I, Ketua Program Studi, serta dosen-dosen pembimbing. Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali mahasiswa sebelum mereka terjun langsung ke lapangan, khususnya ke Desa Sipodeceng, yang menjadi lokasi pelaksanaan PBL II tahun ini.
Berbeda dari PBL sebelumnya, dalam PBL II mahasiswa tidak hanya melakukan identifikasi masalah, tetapi juga merancang dan melaksanakan program kerja berdasarkan data yang telah mereka kumpulkan sebelumnya. Program kerja tersebut disusun sebagai respons atas isu-isu kesehatan prioritas yang ditemukan di masyarakat.
Beberapa permasalahan yang menjadi fokus antara lain:
Stunting pada balita, yang ditangani melalui program “1 Hari 1 Telur” guna meningkatkan asupan gizi anak.
Masalah lingkungan, khususnya pembakaran sampah sembarangan, diatasi dengan edukasi pengelolaan sampah serta pembuatan tempat sampah organik dan anorganik dari barang bekas.
Tingginya risiko perokok pasif, ditanggulangi melalui pemasangan baliho edukasi di titik strategis dan sosialisasi dampak merokok terhadap keluarga dan anak-anak.
Tak hanya itu, mahasiswa juga menyusun program edukasi dan pembuatan lavitrap untuk mengendalikan populasi nyamuk penyebab DBD serta mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai guna sebagai bagian dari pendekatan ekonomi sirkular.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMS Rappang Dr. Ir. H. M Rais Rahmat Razak M.Si.menekankan bahwa PBL adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat sekaligus wadah pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kemampuan menyelesaikan masalah secara langsung.
Sementara itu, Ketua Prodi Zulkarnain Sulaiman,mengingatkan pentingnya kerjasama tim, komunikasi yang efektif, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam masyarakat. “Jadilah agen perubahan yang tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga membawa solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Dengan pelaksanaan PBL II ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan yang kuat dan siap mengabdi serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.





