SIDRAP – “KITA JADI ‘TEMPAT TUANG’ AIR BANJIR, TAPI SEKARANG 7 DARI 9 TITIK SUDAH TERKENDALI!”
Lurah Bangkai Bebaskan Fakta, Bupati: “Yang Penting Manfaatnya untuk Masyarakat”
SIDRAP PELOPORNEWS, 29 JANUARI 2026 – Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tak bisa menyembunyikan peranannya sebagai “titik muara” air banjir yang datang dari lima kelurahan dan desa sekitarnya. Hal itu disampaikan langsung Narso, Kepala Kelurahan Bangkai, saat ditemui di Warkop Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, kamis (29/1/2026).
“Jika banjir besar datang seperti pada tanggal 21 Desember tahun lalu, air dari berbagai tempat hampir semuanya menggenangi Kelurahan Bangkai,” ujar Narso dengan nada tegas. Kondisi itu membuat masyarakat setempat merasakan dampak banjir yang cukup berat.
Namun, kabar baik datang dari upaya penanganan yang telah dilakukan sejak Narso menjabat pada tahun 2023. Dari sembilan titik rawan banjir yang teridentifikasi, tujuh di antaranya sudah berhasil ditangani dengan baik melalui pembangunan tanggul dan drainase. Sedangkan dua titik lainnya masih dalam tahap proses penyelesaian.
Sumber anggaran untuk pembangunan ini bersumber dari APBN melalui proposal yang diajukan secara berjenjang, ditambah dengan kontribusi dana swadaya dari para pengusaha yang ada di Kelurahan Bangkai. Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa sumber anggaran bukan menjadi masalah utama, selama memberikan manfaat positif bagi masyarakat.
Sebagai informasi terkait, Kabupaten Sidrap sebelumnya pernah mengalami kejadian banjir yang melanda beberapa kecamatan pada Agustus 2024, yang menyebabkan ratusan rumah terendam dan sebagian warga harus mengungsi. Kondisi serupa juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Sukoharjo yang menyebutkan sumbatan sampah sebagai salah satu penyebab genangan, serta di Bekasi yang menghadapi banjir skala besar pada Juli 2025. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan banjir menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. ( MsH )





