Terkait Kondisi Jembatan Runtuh Di Bulu Cenrana ini Respon Camat Pitu Riawa
PELOPORNEWS.SIDRAP — Camat Pitu Riawa, Ali Husain, menyampaikan kondisi terkini Jembatan Bulucenrana yang kembali runtuh setelah sempat diperbaiki akibat banjir besar beberapa waktu lalu. Menurutnya, daya tahan jembatan memang sudah menurun drastis.
“Ketika jembatan pertama kali diperbaiki, saya sempat bertanya kepada tukangnya soal kondisinya. Dijawab bahwa kemampuannya hanya sekitar 50 persen dari kondisi awal, artinya hanya mampu menahan beban sekitar 7-8 ton,” jelas Ali Husain, Selasa, 17 Desember 2024.
Namun, kenyataannya di lapangan, sering terlihat truk pengangkut material galian C melintas di atas jembatan dengan muatan penuh.
“Pernah saya lihat sendiri, ada tiga truk bermuatan penuh melintas bersamaan. Berat sekitar 30-35 ton, jelas tidak sesuai kemampuan jembatan kita. Apalagi besi jembatan itu sudah pernah bengkok dan diluruskan kembali, pasti ada keretakan yang membuatnya tidak stabil,” tambahnya.
Ali juga menekankan bahwa teguran terhadap sopir truk kerap diabaikan, sehingga kondisi jembatan semakin memprihatinkan.
Namun, ia memastikan Jembatan Bulucenrana sudah menjadi prioritas pembangunan oleh bupati terpilih.
“Jembatan ini telah disurvei tim provinsi untuk penyusunan desain detailnya. Anggarannya sekitar Rp18 miliar, semoga bisa mulai dilaksanakan pada 2025,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk penanganan darurat, Camat Pitu Riawa menjelaskan bahwa sepeda motor akan diarahkan menggunakan pincara sebagai jalur alternatif.
“Untuk kendaraan roda empat, kita arahkan memutar lewat Bendungan Bila menuju Salo Callu. Saya sudah survei jalan tersebut, kondisinya relatif baik meski belum diaspal, tetapi jalan berlubang sudah ditimbun,” jelasnya.
Ali Husain menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah desa telah melakukan pertemuan untuk menyusun langkah penanganan sementara, sembari berharap pembangunan permanen jembatan dapat segera terealisasi.
“Kita semua tentu berharap agar masalah ini cepat tertangani demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tutupnya. (M)



