April 19, 2026

Viral Air Sungai Budong Budong Berubah Hitam Pekat, DPRD Mamuju Tengah Panggil DLHK Minta Penjelasan  

SGN_03_10_2026_1773107938037

Pelopornews

MAMUJU TENGAH – Kasus perubahan warna air Sungai Budong Budong di Mamuju Tengah yang viral beberapa waktu lalu akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Melalui pimpinannya, DPRD Mamuju Tengah memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memberikan penjelasan mendalam terkait fenomena yang meresahkan masyarakat ini, pada Senin (9/3/2026).

 

Ketua DPRD Mamuju Tengah, Nirmalasari Aras, mengakui bahwa pihaknya mengundang DLHK untuk mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab air sungai tersebut berubah menjadi hitam pekat. Sebagai instansi teknis, DLHK diharapkan dapat menyampaikan temuan yang akurat mengenai kondisi sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat ini.

 

“Jadi kami ingin mendapatkan penjelasan, apa yang menjadi temuan DLHK sebagai instansi teknis perihal kondisi air Sungai Budong Budong,” ujar Nirmala saat ditemui.

 

Nirmalasari menegaskan bahwa Sungai Budong Budong memiliki peran yang sangat vital bagi masyarakat Mamuju Tengah. Sungai ini bukan hanya menjadi salah satu sumber air baku untuk pemenuhan kebutuhan air bersih yang dikelola oleh IKK di bawah UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, tetapi juga menjadi “urat nadi” bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

“Karenanya, kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi dan potensi air baku di sungai Budong Budong, agar tidak mengalami pencemaran yang berbahaya,” kata Nirmalasari.

 

Ia juga memperingatkan bahwa jika air sungai mengandung zat aditif berbahaya, dampaknya akan sangat buruk bagi masyarakat yang memanfaatkan sungai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Bila kemudian air sungainya mengandung zat aditif berbahaya, maka itu juga berdampak buruk bagi masyarakat kita yang memanfaatkan sungai sebagai urat nadi,” tegasnya.

 

Oleh karena itu, Nirmalasari mengharapkan DLHK dapat segera melakukan penelusuran mendalam untuk menemukan penyebab perubahan warna hitam pekat pada sungai tersebut. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kestabilan kondisi Sungai Budong Budong.

 

Dalam pertemuan tersebut, DLHK Mamuju Tengah menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengujian pada sampel air sungai. Nirmalasari pun meminta masyarakat untuk tidak perlu resah, karena pihak terkait sudah memberikan respon cepat dan menangani masalah ini dengan serius.